KBRI Bern bekerja sama dengan Globus dalam memperkenalkan wisata Indonesia kepada masyarakat Swiss. Toserba Globus memiliki 15 gerai yang tersebar di seluruh Swiss. Bulan promosi Indonesia yang mengambil tema Bali ini, berlangsung dari tanggal 26 April-9 Juni 2012. Selama sebulan, rempah, pakaian, kerajinan tangan dan berbagai benda khas Pulau Dewata bisa ditemui di seluruh toko Globus.
Terpilihnya Bali menjadi tema bulan ini karena masyarakat Swiss telah mengenal Bali sebagai tujuan wisata kultural. Bahkan, banyak para desainer muda Swiss yang bermukim di Pulau Dewata. Promosi produk Indonesia kali ini menampilkan hasil karya desainer muda Indonesia, salah satunya Ni Luh Djelantik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produksi keramik di toko ini pun kental dengan nuansa Bali, dilengkapi dengan pernik khas Bali seperti payung kecil, buah kayu dan patung hiasan. Semua barang tersebut diimpor langsung dari Indonesia.
Satu lagi yang tidak kalah menarik ditampilkan adalah kuliner khas Bali. Makanan ini dibuat khusus oleh Chef Heinz Von Holzen dari Restaurant Bumbu Bali di Swiss. Von Holzen telah menetap di Bali sejak tahun 1990. Ia telah membuat berbagai macam hidangan seperti sate lilit, sate ayam serta hidangan lainnya dengan mengutamakan hidangan rakyat Bali. Para pengunjung dapat benar-benar merasakan suasana khas Bali begitu masuk ke toko-toko Globus.
Grand opening Bulan Bali ini dipusatkan di Kota Bern. Direktorat Promosi Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengirimkan delegasi kesenian yang terdiri dari lima penari Bali. Kelima penari tersebut adalah Eka Budhi Hartanti, Rengganis Aprisiam Tunggadewi, Ida Ayu Sanis Teresanti Arika, Avi Purwandari, Faridyah faisal dan dipimpin oleh Indera Dewantho dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Ditampilkannya para perancang muda Swiss dan Indonesia dalam promosi ini adalah untuk menampilkan produk Indonesia. Selama ini, produk nusantara memang menjadi favorit pasar Swiss. Tujuan diadakannya acara ini adalah agar di masa mendatang produk-produk yang dibuat di Indonesia ini dapat meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Swiss.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar