oke awalnya saya berfikir pulau ini mungkin sedikit ada kehidupan, ternyata salah besar, pulau ini lebih tidak berpenghuni hanya ada beberapa penduduk yang tinggal disitu,itu juga jika kita melakukan eksplorasi lebih jauh kedalam pulau, sebelum menjelang malam,kamipun mendirikan tenda, tenda di alam liar, jiwa petualang sayapun semakin liar. walaupun ada pantai didepannya, ternyata di dalam pulau ini sangatlah dingin, sangatlah salah jika kesini menggunakan baju pantai, karena ketika malam hari suhunya benar benar merasuk tulang. wcpun benar benar wc alami, airnya benar benar harus irit, karena air tawar sangat jarang di pulau ini. selamat datang di alam liar kawan.
untuk menghangatkan suasana dan tubuh,panitiapun menggelar api unggun,cukup membantu menghangatkan ketika tulang serasa ditusuk tusuk oleh udara malam.
paginya saya pikir udara dingin itu akan sedikit menghangat ternyata salah besar, keluar tenda udara semakin menusuk untungnya sambil membantu membereskan tenda, tubuh digerakan agar terasa hangat, sesudah sarapan, kami mengambil beberapa foto sambil mengelilingi pulau. pantainya banyak karang,tidak dapat untuk berendam, maka lebih baik kita bersabar menunggu perahu datang,untuk mengantarkan kami kembali ke pulau peucang.
yeaay bertemu badak.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya