Untuk mencapai 3 pantai tersebut...kita harus punya semangat ekstraaa karena jalanan hanya bisa dijelajahi dengan berjalan kaki sejauh +- 3km dari parkiran Pantai Wediombo melewati daerah pertanian penduduk dan bukit-bukit batu. Kemungkinan keluar / nyasar dari jalur perjalanan pun sangat mungkin terjadi karena tidak ada papan penunjuk arah dan kontur bukit satu dan yang lainnya mirip. salah satu jurus agar tidak tersasar adalah bertanya ke penduduk lokal yang ramah.
Tiba dilokasi pertama Pantai Greweng kita akan disuguhi hamparan pasir putih yang lumayan luas seluas lapangan sepak bola dengan bukit membatasi di kedua sisi. mungkin anda tidak akan menjumpai orang lain selain anda dan partner petualangan anda ketika sampai di Greweng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika anda suka camping ditempat yang tenang dan jauh dari keramaian Pantai Greweng adalah lokasi yang pas karena disana ada sungai kecil dan sumber mata air tawar yang jaraknya lumayan jauh dari pantai. Setiap hari pun ada penduduk yang melewati pantai untuk berangkat-pulang memancing di spot-spot pemancingan diatas karang. Jadi bagi yang ingin camping disana jangan khawatir tidak ada stok makanan.
Setelah puas menikmati Pantai Greweng di timurnya ada Pantai Sedahan yang tak kalah cantik karena juga masih alami. Hanya beberapa penduduk lokal yang memanfaatkan pantai untuk budidaya rumput laut.
Untuk menuju Pantai Sedahan tenaga esktra dibutuhkan untuk menaiki bukit karang setinggi 40 meteran dan petualang diharapkan juga berhati-hati karena daerahnya berbatu dan terjal. Dari atas bukit pantai sedahan akan nampak kecil. Jika ingin keluar sejenak dari jalur kita akan mendapatkan pemandangan yang menakjubkan juga dari spot tebing Sinden dan Pulau Glatik.
Sedahan dengan pantai pasir putihnya yang bersih dan teduh dibalik bukit adalah tempat yang nyaman untuk istirahat sambil menikmati ombak yang menabrak karang hingga menyembur tinggi.
Jika sudah puas di Sedahan naik sebuah bukit lagi disebelah timur kita akan mendapati Pantai Dadapan. Lebih kecil dari pantai pantai sebelumnya. Dipasirnya banyak kayu kayu yang lapuk dan dedaudan yang mendarat dari laut. Dadapan masih begitu alami karena disore hari banyak kelomang (Pong-pongan) yang berjalan-jalan mencari makan buah palem laut.
Jika ada yang berencana jelajah tiga pantai ini usahakan sebelum jam 5 sudah kembali ke arah Wediombo karena penduduk lokal sudah mulai pulang dari pekarangannya.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
AS Siapkan Paspor Edisi Khusus, Tampilkan Wajah Donald Trump