ketika jam ujian telah selesai dan berakhir, kita memutuskan untuk langsung melepas semua beban yang ada, dan refreshing kali ini kita menuju Gunung Merapi yang terletak di antara perbatasan Jawa tengah dan DIY.
Gunung yang terkenal paling aktif sedunia ini memang banyak mengundang perhatian dan misteri yang tersembunyai didalamnya.
Perjalanan kami mulai dari sekolah kami, SMK Tamansiswa dengan naik angkot menuju perempatan jalan kaliurang, lalu dilanjutkan menyambung naik bus baker dengan biaya yang murah meriah sekitar Rp. 5000. Perjalanan sampai kaliurang ditempuh dalam waktu kurang lebih selama 60 menit.
Petualangan kami baru dimulai, ketika kami sampai dikaliurang lalu menuju kerumah sang kuncen mbah maridjan yang saat itu masih sehat, dengan sapaanya yang khas dan style yang sangat lucu membuat siapapun akan sangat merindukan sosoknya.
Setelah bertemu dengan sang kuncen kami langsung memulai pendakian ke gunung Merapi. Perjalan kami tempuh sekitar 60 menit sampai di pos 2 dengan disugi bermacam pemandangan yang indah dan menawan, setelah itu kami putuskan untuk mendirikan tenda dan bermalam disana.
Esoknya kami memulai pendakian ke puncak Merapi, sesampainya di area apsar bubrah kami dusiguhkan panorama yang amat menawan yang membuat kami berdecak kagum dan berucap subhanallah, begitu kecilnya kami dihadapan sang khalik.
Setelah sampai dipuncak, pemandangan tidak kalah menarik dan sangat ekstrim, dengan bebatuan yang begitu sangat besar dan labil yang harus membuat kita berhati-hati saat melangkah.
Sembari beristirahat menikmati bekal perjalan kami serta pemandangan indah kota Yogyakarta yang terhampar berserakan dibawah melengkapi sejuknya udara pegunungan Merapi.
Dibalik keangkuhan serta kekokohannya, Gunung Merapi manyimpan keindahan alam yang tersembunyi yang patut kita nikmati dan kita gali lebih jauh.
Cintai, sayangi, rawat, perhatikan alam kita. Buatlah kita menjadi sahabat alam yang baik, sebelum bencana menimpa pada diri kita.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Wisata Korea Tak Lagi Terpusat di Seoul, Kini Wilayah Lain Mulai Dilirik Turis