Jarak yang di tempuh untuk sampai ke daerah baduy (waktu itu kami menuju baduy dalam, Cibeo) normal bisa di tempuh selama 6 jam dengan berjalan kaki dengan sesekali istirahat. Baduy berada di daerah Lebak, atau rangkasbitung merupakan daerah yang sangat terkenal bagi para pencinta alam dengan jalurnya yang ekstrim dan org2 pun banyak yang bilang yaitu jalur "Titian Penderitaan" . dan memang benar adanya. Secara demografis, baduy di himpit oleh 3 4 bukit sehingga menjadikannya sebuah tantangan untuk menaklukannya.
Sepanjang perjalanan rasa capek pun terbayar oleh pemandangan yg indah dan masih belum terjamah tangan jahat manusia. Kami berangkat di temani porter yang siap memandu dan siap membantu mengangkat barang bawaan kita. sebenarnya perjalanan ke baduy itu merupakan perjalanan yang sangat ekstrim capeknya, karena medan dan jarak yang di tempuh sungguh sangat melelahkan.
Di Baduy sendiri memiliki beberapa pantangan yang harus pendatang patuhi, atau hukumannya kita harus pergi dari tempat itu pada saat itu juga. Dari tidak boleh mengeluarkan barang elektronik, memotret pemandangan alam baduynya, mandi membelakangi barat, sampai mandi yang tidak boleh menggunakan sabaun atau pasta gigi. Maklum semua itu demi menjaga kelestarian alam baduy itu sendiri.
Setelah menempuh jarak yang membuat putus asa, akhirnya kami pun tiba di cibeo atau pemukiman baduy dalam. di sini masih terlihat masyarakatnya yang masih primitif terlihat dari pakaian mereka yang sederhana. Pria menggunakan baju putih sederhana, sedangkan perempuan hanya menggunakan kain. Ada yang unik di sini, perempuan yang belum menikah menutup rapat dadanya, sedangkan yang sudah membiarakan begitu saja dada mereka terlihat.
Di baduy kami hanya dua hari satu malam. tapi perjalanan kali itu sangat menyenangkan, dan sampai saat ini saya sudah 3 kali ke baduy, karena saya suka suasana alam di sana..
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam