setapak demi setapak menuju puncak
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

setapak demi setapak menuju puncak

- detikTravel
Minggu, 30 Des 2012 01:52 WIB
Indonesia, Jawa Barat, bogor - Perjalanan awal lewat jalur cibodas pada pukul 07.00, ini adalah perjalanan pertama saya mendaki gunung. Di awal perjalanan tubuh ini masih terasa yakin untuk bisa sampai di puncak Gede, sampai tiba di 1/4 perjalanan saya merasa tidak yakin bisa sampai ke puncak. Dukungan serta semangat dari teman-temanlah yang menjadi spirit untuk saya, hingga tak terasa saya pun sampai pada setengah perjalanan. Tiba di Kandang Badak sekitar pukul 15.30, saya dan teman-teman mendirikan tenda untuk tempat istirahat sementara kami sampai menunggu tengah malam. Saat malam tiba, saya dan teman-teman menyegerakan untuk tidur, namun apa yang terjadi pada diri saya? saya tidak bisa tidur karna tidak kuat dengan udara dingin yang sangat menusuk tubuh saya. Saat itu saya sangat berharap untuk bisa segera tidur, agar bisa menghilangkan semua rasa sakit & lelah tubuh ini. Untunglah setelah 3 jam teman-teman saya tidur lebih dulu, saya baru bisa menyusul tidur. Alarm tengah malam membangunkan saya dan teman-teman untuk meneruskan perjalankan kami menuju puncak, sebelum perjalanan dimulai kembali, tak lupa kami mengisi perut kami yang sudah terasa lapar dengan membuat roti panggang. Usai makan, perjalanan saya dan teman-teman pun dilanjutkan. Dalam perjalan malam itu, hanya ada suara nafas seperti sedang berlomba. Semakin berjalan ke atas, semakin sulit untuk saya mengatur nafas. Hingga tiba tepat sunrise, saya dan teman-teman tiba di Puncak Gede. Rasa haru, senang, sakit, lelah, semuanya bercampur ketika merasakan kaki ini telah berdiri di Puncak Gede. Tak selesai dengan keindahan dari atas puncak, alam kembali lagi menawarkan dengan keindahan surya kencana, sebuah padang savana yang ditumbuhi bunga edelweis. kami datang kesana, tepat saat bunga keabadian sedang mekar (cantik sekali bunganya...). Usai menikmati semua pemandangan alam-Nya, saya dan teman-teman kembali pulang melewati jalur Gunung Putri, jalur pulang lebih sedikit tantangan yang dihadapi dari pada berangkatnya..(sampai ngesot-ngesot ..^_^)
Perjuangan setapak demi setapak itu, yang membuat saya tertarik & penasaran ingin menjelajahi yang lain lagi... :)
(gst/gst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads