Untuk mengunjunginya traveler bisa menggunakan kendaraan elf dari terminal Sukabumi menuju terminal Surade, dari sana traveler harus menggunakan mobil sewaan atau ojek yang menuju langsung ke Pantai Ujung Genteng dengan jarak tempuh waktu sekitar satu jam perjalanan. Memang akses transportasi menuju pantai ini belum cukup memadai, maka dari itu disarankan bagi para traveler yang ingin mengeksplor lebih dalam tentang pantai ujung genteng untuk membawa kendaraan pribadi, dikarenakan lokasi spot-spot menarik di pantai ini berada diberlainan tempat dan lokasinya sedikit berjauhan.
Garis pantai yang panjang, ditambah lagi dengan pemandangan reruntuhan dermaga buatan Jepang yang telah habis termakan usia dan tergerus oleh ombak membuat pantai ini semakin terlihat eksotis.
Tidak hanya pentainya yang eksotis, Ujung Genteng juga merupakan tempat favorit para penyu untuk bertelur, hampir setiap hari pada malam hari terdapat penyu yang datang untuk bertelur. Traveler juga bisa menyaksikan proses dimana dan bagai mana penyu itu bertelur serta pelepasan 'tukik' (anak penyu yang baru menetas) ke lautan dengan mengunjungi tempat penangkaran penyu yang letaknya tidak jauh dari lokasi pantai pasir putih.
Traveler juga bisa menyaksikan pemandangan 'Tanah Lot Ujung Genteng' yang terletak di Amanda Ratu. Disana traveler bisa melihat aliran sungai yang langsung bermuara ke laut yang ditengahnya terdapat gugusan karang di tengah laut sama seperti tanah lot yang berada di pulau Bali.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?