Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 04 Nov 2019 09:53 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pagi yang Syahdu di Punthuk Setumbu

Farah Maulani
d'Traveler
Pemandangan sesaat sebelum matahari terbit.
Pemandangan sesaat sebelum matahari terbit.
Ketika matahari muncul.
Ketika matahari muncul.
selfie bentar, wkwk
selfie bentar, wkwk
perjalanan pulang
perjalanan pulang
spot foto di taman menuju puncak punthuk setumbu
spot foto di taman menuju puncak punthuk setumbu
detikTravel Community - Punthuk Setumbu adalah salah satu destinasi wisata yang berada di dekat Candi Borobudur. Ini salah satu lokasi syutingnya AADC 2 lho!Lokasinya yang cukup terjangkau, membuat para wisatawantertarik untuk mengunjungi tempat tersebut. Tidak hanya wisatawan dalam negeri, banyak juga pelancong dari berbagai negara yang penasaran dengan tempat ini loh.Kali ini, saya ingin membagikan pengalamanku ketika berwisata ke salah satu tempat shooting film AADC 2 ini. Ya, pada awalnya saya memang sangat penasaran saat melihat adegan film Rangga dan Cinta yang berlarian di pagi hari dengan view yang sangat membangkitkan semangat. Selepas menonton film ini, saya mencari di internet tempat yang seperti di film, ternyata lokasi itu hanya berdekatan dengan Candi Borobudur.Setelah berbulan-bulan mengagendakan untuk pergi ke sana dan tidak jadi-jadi, karena teman saya selalu sibuk. Akhirnya untuk mengobati rasa penasaran saya dengan tempat ini, saya mengajak adik kandung saya dan bapak saya untuk pergi ke sana.Kami berangkat dari rumah, sekitar pukul 03.00 WIB dari Yogyakarta. Saat itu kebetulan sedang awal musim kemarau, sehingga baru keluar rumah saja angin malam sudah menusuk sampai ke tulang. Sebelum berangkat saya keluar rumah terlebih dahulu untuk melihat apakah di langit banyak bintang atau tidak.Soalnya, katanya sih kalau banyak bintang itu tandanya di pagi hari bakalan cerah dan matahari terbit akan terlihat dengan jelas. Setelah usai bersiap-siap, kami bertiga berangkat menggunakan 2 sepeda motor. Saya berboncengan dengan adikku, sementara bapakku mengendara seorang diri.Perjalanan angin berhembus cukup kencang, kami berjalan hanya mengandalkan google maps karena diantara rombonganku, bapakku hanya tahu sampai ke Candi Borobudur saja. Perjalanan setelah Candi Borobudur sampai ke Punthuk Setumbu masih sekitar 1 jam. Ternyata sepanjang perjalanan banyak marka jalan yang memberikan petunjuk menuju ke Punthuk Setumbu, jadi kemungkinan untuk nyasar itu sangat kecil.Sesampainya kami di lokasi, tak berselang lama adzan subuh pun berkumandang. Kami pun beribadah terlebih dahulu sebelum berjalan naik ke punthuk setumbu. Selepas sholat, aku membeli tiket untuk kami bertiga. Pada saat itu harga tiket untuk domestik adalah Rp. 25.000,- dan untuk mancanegara Rp. 35.000,-.Kami berjalan naik dengan santai sembari menikmati pemandangan di sebelah kanan dan kiri. Meskipun langit masih gelap, namun suasana pegungungan sangat terasa di sini.Karena merasa kedinginan dan sedikit lapar, saat hampir sampai ke spot lokasi, kami menyempatkan terlebih dahulu membelibeberapa potong gorengan untuk mengganjal perut yang mulai meronta-ronta ini. Setibanya di spot lokasi, langit masih gelap.Sambil menikmati gorengan yang tadi telah kami beli, perlahan namun pasti, langit yang suram mulai memudar. Dari ufuk timur, cahaya jingga pun mulai menyinari dari tengah-tengah gunung Merapi dan Merbabu. Seolah terbayar sudah pengorbanan kami keluar rumah dan bangun pagi buta hanya untuk sampai ke tempat ini.Meskipun pada akhirnya matahari pagi tertutupi oleh kabut yang sangat tebal, namun sudah lumayan terbayarkan dengan cahaya matahari sebelum terbit yang sempat ku abadikan. Saat melangkahkan kaki menuruni bukit, tenyata ada sebuah taman yang tidak kalah bagusnya dengan spot sunrise Punthuk Setumbu loh. Jadi aku menyempatkan untuk mengambil gambar dan berselfie sebentar untuk mengabadikan momen.Agak apes sih memang, namun hal ini justru tidak membuatku kapok, jika ada kesempatan aku ingin kembali ke tempat ini lagi untuk melihat sunrise yang seutuhnya. Sekarang aku tahu, pantas saja tempat ini mendapatkan julukan "Nirwana Sunrise" karena seperti apapun pemandangan mentari terbit yang nampak, hasilnya tetaplah yang terindah.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA