Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Apr 2019 03:28 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Melihat Tugu Khatulistiwa di Kutai Kartanegara

dewipuspa
d'Traveler
Tugu Equator di Kutai Kartanegara
Tugu Equator di Kutai Kartanegara
Tugu dari jauh
Tugu dari jauh
Bagian dalam bangunan Tugu Equator
Bagian dalam bangunan Tugu Equator
Bangunannya sepi
Bangunannya sepi
Prasasti renovasi tugu
Prasasti renovasi tugu
detikTravel Community - Kalimantan Timur bukan hanya menyimpan masa kejayaan kerajaan Kutai Kertanegara. Di sini juga terdapat obyek wisata Tugu Equator, yang dilewati garis lintang nol derajat.Kalimantan Timur bukan hanya menyimpan masa kejayaan kerajaan Kutai Kertanegara. Di sini juga terdapat obyek wisata modern, Tugu Khatulistiwa, yang mengingatkan pengunjung bahwa daerah ini juga dilewati garis lintang nol derajat. Seperti apa sih Tugu Equator di Kalimantan Timur, yuk simak ceritaku. Nah, sebentar lagi kita akan bertemu dengan Tugu Khatulistiwa. Mau singgah sebentar? Tempatnya di sisi kiri beberapa saat lagi, ujar pengemudi rental mobil yang membawa kami dari Samarinda menuju Bontang. Kontan kami pun mengangguk setuju. Asal satu arah perjalanan kenapa tidak?!Aku juga penasaran akan keberadaan tugu ini. Yang kutahu Tugu Khatulistiwa hanya di kota Pontianak. Mobil pun kemudian menepi. Dari bawah terlihat samar-samar bangunan seperti menara kecil. Iya, bentuknya sekilas mirip-mirip dengan Tugu Khatulistiwa yang terdapat di kota Pontianak. Tugu Khatulistiwa Kalimantan Timur ini persisnya terletak di Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara. Aku tidak menemukan papan petunjuk yang mengarahkan ke tempat wisata ini, atau mungkin aku kurang teliti atau terlewat.Menuju ke tugu tersebut kami berjalan kali menaiki anak tangga. Untunglah bukitnya tak terlalu tinggi. Di atas tidak ada apa-apa selain Tugu Khatulistiwa tersebut. Rupanya dari informasi yang kukumpulkan via internet, tugu ini terdapat di berbagai daerah yang dilintasi garis lintang nol derajat. Selain Kalimantan, wilayah tersebut di antaranya pulau Sumatera, Sulawesi, Lingga, dan Halmahera. Wah itulah yang menjelaskan kenapa ada lebih dari satu Tugu Khatulistiwa meskipun yang paling populer adalah Tugu Khatulistiwa di Pontianak.Apa sih garis khatulistiwa tersebut? Aku jadi ingat pelajaran semasa SD. Khatulistiwa merupakan garis imajiner yang membagi bumi menjadi dua belahan, belahan utara dan selatan. Di daerah yang dilalui garis lintang nol derajat ini beriklim tropis dan memiliki dua musim, kemarau dan penghujan. Ada keistimewaan di daerah yang dilintasi garis khatulistiwa ini. Pada tanggal tertentu, yaitu 21-23 Maret dan 21-23 September, maka matahari berada di atas kepala sehingga bayangan akan menghilang dalam sekian detik. Tapi sepertinya pada saat itu matahari akan terik sekali. Bangunan di depanku ini nampak masih baru. Denahnya seperti prisma dengan delapan sudut. Bentuknya unik karena di tiap sudut terdapat atap berbentuk limas. Sedangkan ukuran bangunannya tidak begitu tinggi, sekitar 30 meter. Di bagian atas terdapat globe dan anak panah di bagian tengah yang menunjukkan lokasi tugu ini, yaitu 00 00 00"dan117 21 47" Bujur Timur.Bangunan ini didirikan tahun 1993. Kemudian Tugu Equator ini direnovasi pada tahun 2011 atas bantuan PT Kaltim Methanol Industri dan Kodim 0908 Bontang. Sayangnya sore itu tidak ada penjaga sama sekali. Alhasil kami tak bisa masuk ke dalam bangunan karena terkunci.Kuintip melalui sela-sela jendela di dalam bangunan tersebut kosong. Hanya ada foto dan gambar di dinding serta tangga memutar di bagian tengahnya menuju ke bagian atas menara. Tugu Khatulistiwa ini nampak sepi sendiri di atas bukit. Akan sangat disayangkan jika tugu ini sekedar pengingat keberadaan lintang nol derajat di Kutai ini.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA