Nuansa Cerah nan Syahdu di Gereja Laoag
Rabu, 11 Apr 2018 14:30 WIB
Titry Frilyani
Jakarta - Di Laog, Filipina terdapat gereja berwana putih. Ekteriornya yang cerah ini menjadi daya tarik untuk dikunjungi. Kalau biasanya ekterior gereja tidak banyak yang berwarna terang, lain halnya dengan gereja di Laoag yang memiliki warna yang cerah dan menarik.Katedral ini disebut juga katedral Saint William. Dulunya gereja ini terbuat dari jerami dan kayu oleh biarawan Augustinius pada tahun 1508. Katedral yang berdiri saat ini dibangun pada tahun 1612. Eksterior katedral ini memiliki warna yang sangat menarik yaitu berwarna biru muda dengan warna kuning muda pada kolom-kolomnya. Dengan gaya bangunan Renaisance Italia, menjadikan gereja ini semakin menawan. Meskipun tidak terlalu besar, interior katedral ini pun cukup menarik. Jendela-jendela rendah dibiarkan terbuka untuk membiarkan udara masuk dengan leluasa. Langit-langit dicat warna biru dengan dinding berwarna kuning muda. Katedral ini juga terkenal dengan Sinking Bell Towernya yang tiap tahun tenggelam setinggi satu inchi. Menara ini kemungkinan dibangun setelah gempa yang terjadi pada tahun 1707 dan memiliki fondasi 90 meter. Untuk menemukan Bell Tower ini, kita perlu berjalan sedikit dari katedral. Bagi siapapun yang mengunjunginya, gereja ini akan memberikan kesan yang menarik.











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030