Masjid Rp 7 M di Medan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Masjid Rp 7 M di Medan

Kata Waktu - detikTravel
Kamis, 16 Nov 2017 13:30 WIB
loading...
Kata Waktu
bentuk oktagonal masjid raya
Pintu masuknya dipenuhi ornamen yang ciamik
Tempat wudhu saja cantik banget
Kubah utama masjid yang unik
Kaca patri yang cantik
Masjid Rp 7 M di Medan
Masjid Rp 7 M di Medan
Masjid Rp 7 M di Medan
Masjid Rp 7 M di Medan
Masjid Rp 7 M di Medan
Jakarta - Masjid Raya Al Mashun menjadi landmark Kota Medan. Konon masjid ini dibangun dengan biaya 1 juta gulden atau sekitar Rp 7 miliar!Dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909 dengan biaya satu juta gulden. Biaya pembangunan yang sangat mahal di zamannya.Sultan Ma'mun Al Rasyid Perkasa Alam, pemimpin kesultanan Deli merupakan salah satu sultan terkaya di Hindia Belanda setelah para sultan di Jawa dan Kutai. Menurut beliau, sebuah masjid harus dibangun sangat megah dan bahkan harus lebih megah dari istananya sendiri, Istana Maimun. Pendanaan pun ditanggung sendiri oleh kesultanan Deli dan dengan kontribusi taipan China di kota Medan, Tjong A Fie.Arsitek Belanda, JA Tingdeman menahkodai pembangunan masjid tersebut. Sebagian bahan bangunan diimpor dari luar negeri seperti marmer dari Italia dan Jerman, kaca patri dari China dan lampu gantung dari Prancis. Keunikan dari masjid raya ini merupakan perpaduan dari arsitektur Maroko, Eropa, Melayu dan Timur Tengah. Dan yang paling unik bentuk bangunan ini yaitu oktagonal, persegi delapan. Pembangunan masjid yang rumit dan detail ini telah menghabiskan dana sebesar 1 juta Gulden atau setara 7 miliar rupiah saat ini. Bukan main mahalnya!Tetapi hasil akhir dari mahakarya ini memang patut diacungkan jempol. Bangunan masjid yang sagat kokoh dan penuh dengan hiasan detail ini mengingatkan saya pada Blue Mosque di kota Istanbul, Turki. Kaca patri yang sangat cantik dan tidak ternilai harganya tersebut menghiasi jendela yang ada di setiap bangunan.Masjid raya tersebut pertama kali digunakan pada tanggal 10 September 1909 dan juga digunakan sebagai tempat sholat jumat pertama kali oleh kesultanan Deli dan seluruh masyarakat kota Medan. Salah satu bagian belakang masjid terdapat makam Kesultanan Deli dan para kerabatnya yang masih terpelihara dengan baik.Hiasan kaligrafi menghiasi setiap sudut masjid ini dan bahkan tempat wudhu dibuat dengan sangat detail serta cantik. Bahkan kubah masjid ini berbentuk persegi delapan yang berbeda dari desain masjid di Indonesia.Setiap sudut masjid ini sangat instagrammable banget. Yuk wisata ke kota Medan!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads