Destinasi Long Weekend yang Beda di Sekitar Labuan Bajo
Jumat, 28 Apr 2017 15:05 WIB
Meis Musida
Jakarta - Liburan di sekitar Labuan Bajo memang identik dengan Pulau Padar atau melihat komodo. Tapi selain itu, banyak objek wisata keren lainnya seperti air terjun.Kalau kita bicara Labuan Bajo, yang terpikir oleh pastinya keindahan sekitar Pulau Komodo. Seperti trekking Pulau Padar, melihat aktivitas komodo di Pulau Rinca, atau yang lebih mengagumkan, melihat keindahan bawah laut nya. Luar biasa.Saya bertualang di sekitar Labuan Bajo selama 5 hari. Sebelum melakukan penerbangan, penyelam harus menyesuaikan diri, paling tidak perlu waktu istirahat selama 24 jam dari penyelaman terakhir, sampai dengan jam waktu terbang.Saat istirahat tersebut, biasanya kami jalan-jalan menikmati keindahan kota. Namun tanpa disangka, saat saya browsing, ternyata Labuan Bajo memiliki beraneka ragam objek wisata. Dari sekian banyak alternatif, pilihan jatuh pada air terjun.Perlu waktu sekitar 2 jam menggunakan mobil pribadi. Namun hari ini, kami naas. Salah satu jembatan penghubung ternyata ambrol, akibat hujan deras yang terjadi sehari sebelumnya.Debit air yang tinggi mengakibatkan robohnya jembatan serta beberapa pohon di sekitarnya. Mobil berhenti di dekat jembatan. Informasi yang kami terima, jaraknya 3 kilometer untuk sampai ke Loket.Tak apalah, 3 kilometer tidak terlalu jauh. Kami putuskan tidak menggunakan jasa Ojek lokal, karena sambil berjalan kami ingin menikmati keindahan dan kesegaran alam di sekitarnya.Perjuangan tidak sampai di sini, setelah membeli tiket dengan harga Rp 140.000 untuk 2 orang termasuk guide, masih perlu waktu tempuh 1 jam lagi untuk mencapai air terjun. Kali ini jalan yang kami tempuh cukup terjal, naik turun dan jalan nya licin.Saat seperti ini diperlukan kondisi fisik yang prima, serta tidak lupa untuk membawa air minum dan sedikit makanan. Karena di sana tidak ada pedagang. Penduduk sekitar yang sangat ramah terhadap wisatawan, dengan senyum dan sapaan.Desa dengan penghasilan utama kemiri serta beras, terlihat bersih dan rapih. Menambah suasana nyaman perjalanan kami. Cunca pertama yaitu Cunca Lawar telah kami lampaui, bagus juga sih, tapi agak sedikit kecewa, karena kami ingin melihat yang lebih bagus lagi.Kami paksakan untuk terus naik ke tujuan utama kami, yaitu Cunca Wulan. Di sana harapannya, kami bisa mandi di bawah deranya air terjun. Tanjakan demi tanjakan kami lewati, sampailah kami di tujuan utama, Cunca Wulang.Mata sampai terbelalak melihatnya, indah sekali. Seperti lihat di bioskop. Kami tidak boleh terlalu tepi, takutnya tergelincir. Kabarnya dulu suka ada yang terjun ke bawah, namun setelah memakan korban, sekarang sudah dilarang untuk melompat ke bawah.Meskipun tidak bisa mandi dan berendam, tapi kami puas dengan melihat pemandangan yang sangat indah. Sebelum matahari tenggelam, kami cepat-cepat kembali. Karena perjalanan untuk sampai ke kendaraan cukup jauh dan lama.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica