'Dag Dig Dug', Cerita dari London
Jumat, 12 Mei 2017 11:30 WIB
Pondok Mantau Balikpapan
Jakarta - 'London, London. Ingin ku ke sana. London, London. Pergi menyusulnya.' Sebait lagu dari The Changcuters ini menyemangati perjalananku ke London, jantung negara Inggris.Hal yang paling membuat lega adalah ketika Border Force di Bandara Heathrow, petugas mengayunkan tangan sambil memegang stempel dan 'jedok' sambil berkata 'Welcome to London'. Ah.......plong rasanya.Padahal sebelumnya perasaan dag dig dug itu sangat mengganggu ketika ikut antre mengular di imigrasi bandara tersebut. Sebelumnya terpaksa keluar dari barisan gara-gara mengisi landing card di pesawat cuma 1 lembar karena sekeluarga. Ternyata, masing-masing orang harus mengisi landing card ini. Well, yang penting saya udah menginjakkan kaki di London, Ingris. Kenal Inggris sejak kecil lewat bahasanya di sekolah tapi berkunjung ke Inggis baru kali ini ada perasaan gembira banget.Suhu 8 derajat menyambut kedatangan kami, untungnya long john sudah terpakai sejak dari Dubai. Dingin ditambah gerimis membuat udara London saat itu semakin semriwing. Setelah bagasi di tangan, lanjut ketemu kakak sepupu yang udah nunggu di arrival hall dan naik taksi ke hotel di The Gorgian House Hotel. Walau seperti di komplek ruko, hotel ini masuk kategori bintang 5.Setelah mandi air hangat ganti baju 4 lapis, yakni long john, kaos oblong, baju dan jaket dilengkapi sarung tangan. Pemandangan indah telah menyambut kami di hari pertama di London. Bangunan-bangunan model abad pertengahan dipadu pohon-pohon yang telah menggugurkan daunya menambah cantik panorama untuk difoto.Hari itu tepat tangal (30/01/2017), lanjut ke desinasi pertama, Istana Buckingham. Karena hotel berada di jantung Kota London maka cukup jalan kaki tidak lebih 10 menit sudah sampai di istana Ratu Elisabeth ini. Walau cuaca sedikit gerimis dan suhu 8 derajat, tetap saja bersemangat berfoto ria di sini. Sepanjang jalan bertemu bus kota warna merah khas London serta phone box merahnya.Sampai di depan istana tidak lupa mengambil moment berfoto. Sayang jadwal pergantian pasukan sudah lewat dan ternyata hari itu seragam pasukannya bukan yang khas dengan jas merah dan rambut gunungnya, tapi jas warna abu-abu senada dengan mendung yang menggantung di Kota London.Lanjut melangkah ke taman sekitar Istana Buckingham, area gedung parlemen dan hari ini cukup melihat siluet Big Ben.












































Komentar Terbanyak
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu