Wah! Di China Ada Taman Warisan dari 4 Dinasti
Sabtu, 17 Jun 2017 12:40 WIB
Neny Setiyowati
Jakarta - Jalan-jalan ke Shanghai China, jangan lupa untuk mampir ke kota Suzhou. Karena di sini ada taman yang jadi warisan dari 4 dinasti. Humble Administrator adalah sebuah taman klasik nan bersejarah yang sudah di nobatkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1997. Perjalanan ke Suzhou, saya pilih menggunakan high speed train atau kereta api cepat. Karena hanya menempuh waktu 30 menit saja dari Shanghai. Setibanya di stasiun kereta api Suzhou, saya langsung mencari turis informasi untuk mencari transport menuju taman Humble ini. Ternyata mudah hanya dengan menggunakan bus bernomor tertentu saja. Segera saya menuju terminal bus yang letaknya masih dalam kawasan stasiun kereta api. Seorang security yang ramah yang bersedia menggunakan translator di handphonenya untuk kami berkomunikasi, membantu saya mencarikan bus yang searah dengan taman Humble. Beliau juga berpesan kepada sopirnya untuk menurunkan saya di halte Suzhou Museum,halte terdekat menuju taman Humble. Melihat pintu otomatisnya sudah terbuka saya pun bergegas masuk ke dalam bus yang tampak exclusive ini. Uang koin CNY 2 (sekitar RP.4 ribu) saya masukkan ke dalam kotak pembayaran. Tidak banyak penumpang di dalam bus, hanya saya dan 2 orang penumpang lain. Saya memilih tempat duduk terdepan untuk bisa melihat suasana pagi di kota Suzhou dengan seksama. Hanya dalam waktu kurang dari 15 menit bus yang saya tumpangi sudah mencapai halte Suzhou Museum.Mengikuti tanda penunjuk arah yang ada, saya berjalan menuju taman Humble. Hanya berjarak sekitar 200 meter saja, sudah sampai di tempat penjualan tiketnya. Beruntungnya hari ini adalah low season (Nov to Mar) dimana harga tiketnya CNY 70 (sekitar RP.140 ribu). Karena kalau high season (April to Oct) harganya CNY 90 (sekitar RP.180 ribu). Setelah mendapatkan tiketnya saya pun memasuki taman ini, meskipun low season tapi pengunjungnya lumayan ramai. Bagaimana dengan high season ya? Taman yang luasnya sekitar 13 hektar ini merupakan salah satu dari 4 taman klasik terbesar di China. Taman ini menduduki peringkat teratas dari daftar turis destinasi di China. Karena desainnya yang unik dan keindahannya, taman ini sudah mengumpulkan banyak penghargaan. Taman ini mengalami sejarah panjang dari 4 Dinasti di China. Pertama kali di bangun pada masa Dinasti Song(1131-1162). Setelah berganti kepemilikan, dimusnahkan dan dimodifikasi, akhirnya taman ini menjadi tempat tinggal seorang ilmuwan dari Dinasti Tang. Kemudian pada masa Dinasti Yuan,taman ini berubah menjadi Kuil Dahong. Hingga pada tahun 1513 pada masa Dinasti Ming taman ini dibangun.Seorang mantan utusan Kaisar yang sudah pensiun dan juga seorang penyair kembali ke kampung halamannya di Suzhou,untuk memulai hidup barunya secara sederhana. Kemudian membangun taman ini bersama seorang seniman terkenal setempat dan juga merupakan temannya. Pemiliknya memberi nama taman ini Humble Administrator's Garden yang menunjukan kesukaannya akan hidup sederhana dengan bertani dan berkebun. Memerlukan waktu 15 tahun untuk menyelesaikan taman ini. Beberapa tahun kemudian taman ini sudah berganti-ganti pemilik. Hingga pada tahun 1949 pemerintah China sudah mengambil alih taman ini dan membuka untuk umum. Taman ini juga merupakan tempat yang indah untuk mendapatkan pemahaman tentang budaya China sekaligus menikmati seni,arsitektur,kaligrafi,ukiran dan lukisan China. Mebel dan perabotan mewah peninggalan pemilik juga terdisplay di dalam taman, menunjukan betapa kaya nya orang-orang China di masa lalu.












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
Pendakian Berujung Maut di Gunung Dukono, Polisi Soroti Dugaan Kelalaian Guide