Mudik ke Trenggalek, Ada Cerita Pak Sigit Si Pecinta Penyu
Minggu, 25 Jun 2017 14:47 WIB
Brigida Emi Lilia
Jakarta - Mudik ke Trenggalek, jangan lewatkan destinasi yang satu ini. Di sana ada sebuah penangkaran penyu yang berawal dari perburuan.Berbeda dengan tempat wisata, penangkaran penyu kili-kili terletak jauh dari jalan utama. Kita perlu berjalan kaki melewati sawah dan kolam ikan milik penduduk.Penangkaran penyu di pantai kili-kili terletak antara Pantai Konang dan Pantai Pelang. Tepatnya di desa Wonocoyo kecamatan Panggul. Kami sempat bertanya kepada penduduk sekitar untuk meyakinkan bahwa arah yang kami tuju benar.Setelah sampai di sekitar pantai, baru terdapat tanda-tanda lokasi penangkaran. Gerbang besar bertuliskan penangkaran penyu akan menyambut pengunjung.Suasana penagkaran terlihat sepi, hanya ada pak Sigit yang merupakan sukarelawan di kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) taman kili-kili.Pak Sigit dengan ramah membawa kami melihat-lihat kolam tempat tukik berada. Ia menjelaskan secara lengkap tentang penyu, masa bertelur, jumlah telur, dan semua hal yang berkaitan dengan penyu.Kami menyimak semua keterangan pak Sigit dengan seksama. Kami mendapat banyak hal baru yang kami belum tahu tentang penyu.Cerita yang paling menarik adalah ketika pak Sigit bercerita bahwa sebelum bergabung dengan pokmaswas. Dahulu ia adalah pemburu penyu.Namun sekarang, ia justru menyelamatkan penyu dan telur-telurnya. Dari pengalamannya menjadi pemburu penyu, Pak Sigit tahu banyak tentang penyu.Terutama saat bertelur dan bagaimana penyu membuat lubang telur tiruan untuk mengelabui predator. Karena pengetahuan tentang penyu yang luas, Pak Sigit dijuluki 'Bapak Penyu' oleh masyarakat.Di penangkaran ini, telur-telur yang ada di pantai akan dibawa ke penangkaran. Kemudian telur-telur akan di tempatkan di kotak-kotak pasir yang diberi keterangan tanggal bertelur, jumlah dan jenisnya. Telur-telur ini akan dipantau terus menerus sampai menetas dan akhirnya dilepaskan ke laut.Senang sekali kami bisa ke tempat ini dan mendapat pengetahuan baru. Tentu saja, ini semua berkat Pak Sigit. Yuk, main ke sini saat mudik ke Trenggalek!












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama