Wisata Sambil Belajar di Penangkaran Penyu Pangandaran
Rabu, 20 Jul 2016 15:15 WIB
Pradikta Kusuma
Jakarta - Batu Hiu tak hanya menyajikan pemandangan pantai yang memesona. Di sana traveler juga bisa melihat penyu-penyu di penangkaran yang ada.Batu Hiu adalah sebuah pantai berbukit yang menjorok ke laut. Dapat ditempuh selama 45 menit dari Batu Karas. Akses sangat mudah jika kita ingin kembali ke Pangandaran dari Batu Karas. Batu Hiu memiliki pemandangan lepas ke Samudera Hindia yang biru dengan ombaknya yang ganas, menjadikan pantai ini terlarang untuk bermain air dan berenang bagi para wisatawan.Di atas bukit banyak terdapat pohon pandan wong menjadi peneduh di kala matahari bersinar terik, rumput hijau juga tertata dengan rapi, di tepian tebingnya terdapat tempat bersantai sembari menikmati keindahan yang ditawarkan pantai ini. Di bukit kecil yang ditanami pandan wong itulah tempat yang paling pas untuk menikmati pantai Batu Hiu.Yang unik, untuk naik ke atas bukit, kita melewati βgerbangβ bukit berupa terowongan kecil yang berbentuk ikan hiu. Jadi, seolah-olah kita masuk ke dalam mulut ikan hiu. Sekitar 200 meter dari pinggir pantai terdapat seonggok batu karang yang menyerupai ikan hiu, karena itulah tempat ini dinamakan Batu HiuTerletak tak jauh dari gerbang masuk Pantai Batu Hiu, sekitar 20 meter berjalan ke arah barat kita menemui sebuah tempat penangkaran penyu yang dikelola oleh Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu.Penangkaran penyu ini adalah salah satu objek wisata edukasi yang dapat memberikan pengetahuan kepada kita terhadap jenis-jenis penyu dan semua hal tentang penyu. Selain itu di sini kita juga dapat mengelus-elus ataupun menggendong penyu tersebut. Jika sedang beruntung pada bulan-bulan tertentu kita dapat melepaskan tukik ke lautan lepas ataupun melihat penyu yang datang ke pantai untuk bertelur.Saya di sini sangat terkesan oleh Asep (kalo tidak salah namanya, saya sedikit lupa) yang selama berpuluh-puluh tahun telah mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan penyu di sekitaran pantai Pangandaran ini.Menurut penuturan beliau, penyu saat ini sudah sangat terancam ekosistemnya akibat ulah manusia. Beruntung sekali masih ada orang-orang seperti beliau yang masih aktif hingga masa tuanya untuk melestarikan penyu.











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim