Jakarta - Tak jauh dari Malang, ada Kota Batu. Kota kecil yang asyik dikunjungi dan memiliki beberapa tempat wisata seru. Akhir pekan ini, yuk liburan ke sana!Berawal dari rencana yang sudah jauh-jauh hari diagendakan tetapi baru tersampaikan pada bulan april kemaren tepatnya tanggal 18 April 2016, hari itu masih pagi semangat bergelora ketika keberadaan kami ditemani sinar matahari pagi yang sudah terbit. Tepat pukul 06.30, kami mempersiapkan diri dengan sangat antusias dengan perjalanan menggunakan kereta api yang berangkat dari stasiun Tugu Yogyakarta dengan tujuan Kota Malang. Singkat cerita, waktu panjang yang kami lewatkan dikereta telah berakhir di stasiun Kota Malang. Setelah sesampainya di Malang hujan deras menyambut kami yang tanda-tandanya menjadi keberkahan untuk kami sesampainya di Kota Batu. Sesampainya ditempat kami menginap, kami disuguhkan cuaca kota Batu yang sangat sejuk dan hari yang sudah menuju senja.Kami beristirahat sejenak untuk mempersiapkan diri sebagai bekal utuk kami menjelajahi wisata malam yang berada di Kota Batu, tepatnya Batu Night Spectacular (BNS). Kami menjelajahi wahana-wahana yang sangat menegangkan dan menyenangkan, berfoto di lampion-lampion cantik dengan lampu pernak-pernik ciri khas Kota Batu. Di sana kami bisa melihat keindahan Kota Batu dari ketinggian dengan menggunkan sepeda layang. Malam hari yang sangat menyenangkan dihari pertama kami sesampainya di Kota Batu. Di hari kedua kami mengagendakan perjalanan selanjutnya yang tidak kalah serunya, yaitu berwisata ke Jawa Timur Park 1 (Jatim Park 1). Di sana kami mengunjungi musium tubuh yang di dalamnya banyak sekali ilmu pengetahuan yang kita jarang temui sebelumnya. Beraneka macam ragam yang kita bisa lihat disana seperti, struktur tubuh manusia, fungsi tubuh manusia, dan yang lebih mengesankan dan kayaknya sedikit menyeramkan tapi seru adalah melihat jasad tubuh manusia yang sudah meninggal dan dikeraskan yang dibuat oleh seorang profesor yang tidak disebutkan namanya dan semua manusia yang dikersakan tadi sangat dirahasiakan identitasnya karena sebagai privasi untuk pribadi dan juga kami tidak diperkenankan untuk berfoto-foto di dalamnya.Setelah itu kami melanjutkan untuk masuk kedalam wahana lainya di Jatim Park 1, disana kita bisa belajar mengenai indahnya Indonesia yang sudah dibuat sedemikian rupa sehingga minat akan belajar Indonesia sangat menarik dan menyenangkan mengenai kebudayaan Indonesia dari yang paling tradisional hingga modern, dari sabang hingga marauke. Perjalanan pun berakhir di hari kedua ini dengan melelahkan dan menyenangkan sehingga kami menyempatkan diri untuk berwisata kuliner yang masih berada di dalam kawasan Jatim Park 1. Di hari ketiga kami berada di Kota Batu kami mengagendakan kunjungan selanjutnya yaitu ke Jawa Timur Park 2 (Jatim Park 2) di sana kami langsung menuju Batu Secret Zoo yang di dalamnya banyak sekali kita bisa liat hewan satwa yang jarang kita lihat di alam bebas. Hewan- hewan disana sangat dilindungi serta dijaga dengan sebaik-baiknya, kami melihat jerapah Afrika yang sudah sangat sulit ditemukan, kami memberi makan jerapah dan menyempatkan diri untuk berfoto dengan jerapah tersebut.Sangat unik bahkan sebagian dari kami juga sempat memberi makan seekor beruang yang sangat lucu. Berakhirlah perjalanan kami di Batu Secret Zoo akan tetapi kami masih melanjutkan perjalanan dengan tiket terusan menuju museum satwa yang masih berada dikawasan Jatim Park 2.Di dalamya kita bisa melihat hal yang menabjubkan yaitu meliahat kerangka yang sangat besar dari hewan Tyranosaurus, hewan ini ditemukan di Amerika Selatan yang mungkin sudah punah sekitar 60 juta tahun yang lalu. Selain itu juga banyak sekali hewan-hewan didalamnya yang sudah dikeraskan dan dipamerkan dimusium satwa tersebut sehingga menarik minat pengunjung untuk melihat hewan liar maupun buas secara langsungΒ dari dekat. Perjalanan pun berakhir manis, kami kembali ke penginapan untuk mempersiapkan diri kembali ke wisata malam yang tidak kalah serunya dengan wisata malam di BNS, yaitu wisata malam alun-alun Kota Batu. Di sana kami berfoto-foto dan juga berwisata kuliner, untuk para pengunjung yang suka berwisata kuliner di sana banyak sekali jajanan khas Kota Batu yang jarang ditemukan di kota-kota lain.Kami menikmati malam yang sangat sejuk hingga larut dalam suasana yang menyenangkan. Dan akhirnya kami kembali ke penginapan untuk beristirahat sembari menunggu waktu pagi untuk melanjutkan perjalanan kami di hari terakhir. Hari sudah menjelang pagi. Perjalanan selanjutnya yang juga tidak kalah menyenangkan kami lalui di hari keempat ini dengan menyempatkan diri ke Kota Malang dengan menggunakan angkot, tidak butuh waktu lama kami kembali ke Kota Batu karena di Kota Malang kita hanya mampir sesaat untuk mencoba kuliner yang direkomendasikan oleh ayah saya untuk sekedar menikmati waktu senggang sambil menunggu jam buka Musium Angkut.Dan tidak butuh waktu lama kami menuju Musium Angkut. Sepanjang perjalanan di dalam musium angkut kita bisa menikmati pemandangan berupa mobil klasik, motor klasik dan juga helikopter di dalamnya. Tidak hanya itu kumpulan mobil-mobil modern tidak kalah bagusnya, kreasi yang ditampilkan juga memiliki keunikan tersendiri bahkan jarang kita lihat dijalan jalan pada umumnya. Berfoto adalah cara yang paling efektif untuk mengabadikan momen dimana jarang kita temui hal-hal seperti ini dimanapun.Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke penginapan karena hari menjelang sore. Sebenarya waktu paling bagus untuk menikmati musium angkut adalah malam hari karena lampu-lampu yang disuguhkan sangat memanjakan mata dan sangat indah diabadikan untuk berfoto-foto bersama keluarga, sahabat, teman dan lainnya. Begitulah perjalanan singkat kami, sangat berkesan sekali perjalanan yang kami lakukan selama beberapa hari. Keesokan harinya kami sudah harus kembali ke Yogyakarta dan semoga suatu saat kami bisa kembali ke Kota Batu serta perjalanan ini bisa menjadikan pembaca tertarik untuk berkunjung ke Kota Batu. Terimakasih.












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh