Yuk, Ikut Melepasliarkan Penyu di Pulau Pari!
anak pulau seribu - detikTravel
Sabtu, 01 Feb 2014 11:13 WIB
Jakarta - Bila Bali terlalu jauh untuk liburan panjang kali ini, pergi saja ke Pulau Pari di Kepulauan Seribu. Traveler bisa mengikuti kegiatan ramah lingkungan seperti melepasliarkan penyu untuk menjaga kelestariannya.Indonesia dengan sebagai negara kepulauan dan bentang pantai yang sangat panjang adalah rumah bagi enam dari 7 jenis penyu yang ada di dunia. Salah satunya ada di Kepulauan Seribu yang terletak di utara Pulau Jawa, yang masih menjadi bagian dari Provinsi DKI Jakarta.Kepulauan Seribu adalah salah satu habitat penting dari penyu sisik (Eretmochelys imbricata). Salah satu pulau yang didiami jenis penyu ini adalah Pulau Pari. Menurut informasi masyarakat setempat, pada zaman dahulu sekitar tahun 1990-2006 ribuan penyu sisik dibunuh untuk dijadikan hiasan, lalu dijual di Kepulauan Seribu.Hal lainnya adalah jumlah penyu yang tertangkap tidak sengaja oleh nelayan setempat rata-rata 60 ekor per tahunnya, kemudian dikonsumsi. Meski keberadaan penyu yang terancam ini telah dilindungi Undang-undang, namun perdagangan penyu dan bagian-bagiannya masih ada di Kepulauan Seribu.Menurut UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, semua jenis penyu telah dilindungi dan memperdagangkannya dapat diancam hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta rupiah. Koordinator Komunitas Anak Pulau Seribu, Risky menyatakan tidak ada alasan lagi untuk memanfaatkan penyu secara komersil terlebih memperdagangkannya karena telah dilindungi UU."Kami akan lebih serus lagi untuk melakukan aksi nyata dalam menghentikan perdagangan ilegal penyu dan bagian-bagiannya di Kepulan Seribu," kata dia.Ada kegiatan melepasliarkan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) di Pantai Pasir Kresek, Pulau Pari, Kepulaun Seribu yang merupakan habitat aslinya. Penyu ini adalah merupakan penyerahan dari nelayan lokal setempat di Pulau Pari karena tertangkap tidak sengaja oleh jaring nelayan.Mereka menyerahkan ke pihak berwenang untuk kembali dilepaskan. Ukuran penyu tersebut berdiameter sekitar 20 cm dengan berat hampir 5 kg dan penyu tersebut masih remaja. Keindahan alam bawah laut di Pulau Pari Kepulauan Seribu masih sangat bagus ditambah ekosistem terumbu karang di Pulau Pari masih terjaga.Diharapkan penyu sisik yang kami lepasliarkan di Pantai Kresek akan bisa bertahan hidup. Sehingga mereka akan menjalankan fungsi alaminya sebagai komponen ekosistem laut.Nantinya mereka akan berguna untuk menjaga keseimbangan alam dan kembali mendarat lagi di Pantai Kresek untuk bertelur. Kondisi komponen yang seimbang dan terjaga kelestarianya dengan baik akan berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia nantinya.
(dtvl/dtvl)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030