Pamukkale, Keindahan Turki yang Tidak Ada Matinya
Sabtu, 22 Mar 2014 10:20 WIB
Muhammad Ichsan
Jakarta - Karakteristik Turki yang menjadi gerbang antara Eropa dan Asia memang unik. Selain perpaduan dua budaya berbeda, alam dan sejarah Turki juga tidak kalah indah. Kunjungilah Pamukkale, dengan keindahan yang tidak ada matinya. Turki menjadi tujuan wisata favorit pelancong dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Hampir setiap hari penerbangan Turkish Airlines dari Jakarta ke Istanbul terisi penuh dengan turis pecinta keindahan alam Turki. Selalu ada tempat-tempat yang wajib dikunjungi di setiap kota Turki. Salah satu tujuan favorit pelancong adalah Pamukkale.Pamukkale berarti 'benteng kapas' dalam bahasa Turki. Pamukkale gunung yang diselemuti semacam kapas, sehingga keseluruhan gunung ini berwarna putih. Digunung ini terdapat seperti sungai kecil yang dialiri air panas pengunungan yang mengalir dari puncak hingga ke kaki gunung. Selain itu, di kaki gunung ini sendiri terdapat danau yang sangat indah, belum lagi ditambah keindahan lingkungan di sekitar Pamukkale. Sungguh indah pemandangan dari puncak Gunung Pamukkale.Pamukkale merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Hampir setiap hari Pamukkale dipenuhi oleh turis yang ingin menikmati keindahan pemandangan Pamukkale. Untuk masuk ke situs wisata ini, dikenakan biaya 20 TL, atau sekitar Rp 106 ribu. Sedangkan untuk kami para mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Turki dan memiliki Muzekart atau kartu museum, kami bisa gratis masuk kesini. Untuk pembuatan Muzekart sendiri, kami hanya butuh menunjukkan kartu mahasiswa dan membayar biaya administrasi sebesar 15 TL, dan dalam 5 menit kartunya akan siap.Dari pintu masuk situs wisata ini, kita akan berjalan dulu melewati runtuhan-runtuhan Kerajaan Romawi. Sepanjang jalan kita bisa melihat betapa megahnya kerajaan ini dulu. Mulai dari tempat tidur raja, hingga tempat hiburan rakyat yang kita dinamakan Hieropolis Coliseum, tempat gladiator bertanding. Setelah melewati runtuhan Kerajaan Romawi ini, kita akan masuk ke pegunungan kapas yang sangat indah. Di sini kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah selama menuruni gunung ini. Kita diharuskan melepas sepatu kita ketika mulai menuruni gunung ini, dikarenakan untuk menjaga situs wisata, agar tidak rusak dari pijakan sepatu.Saya sendiri sudah 2 kali ke Pamukkale ini, karena memang tempatnya yang sangat indah, serta kerinduan saya akan keindahan tempat ini. Setiap saya kesini, saya selalu berjumpa dengan wisatawan Asia, terutama dari China dan Korea. Sempat saya sekali bertemu dengan wisatawan Malaysia yang saya piker berasal dari Indonesia. Dengan muka polos saya bertanya dari Indonesia ya mas? Mereka spontan menjawab, kita orang dari Malaysia. Saya dengan muka malu langsung meminta maaf.Pamukkale akan selalu menjadi salah satu destinasi favorit saya di Turki. Meskipun sudah 2 kali kesana, saya masih berencana mengunjungi Pamukkale ini sekali lagi, sebelum saya menyelesaikan masa studi saya.












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok