Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo

Arya Martin - detikTravel
Minggu, 24 Jan 2016 09:31 WIB
loading...
Arya Martin
Gua Maria Sendangsono
Ornamen jalan salib
Keindahan arsitektur sendangsono
Kapel para rasul
Perpaduan antara keindahan arsitektur dan alam
Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo
Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo
Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo
Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo
Syahdunya Suasana di Sendangsono, Kulonprogo
Jakarta - Di Kulonprogo, Yogyakarta, ada komplek Sendangsono yang begitu syahdu. Menjadi tempat peribadatan umat Katolik, paduan arsitektur dan alam terlihat begitu cantik.Sendangsono merupakan tampat ziarah untuk agama Katolik, karena disana terdapat Gua Maria. Sebagai tempat ziarah favorit, Sendangsono selalu kedatangan banyak pengunjung setiap harinya, dan akan meningkat pada akhir pekan. Pada bulan Mei dan Oktober peziarah akan lebih ramai lagi karena merupakanΒ  bulan Maria.Di dalam komplek Sendangsono dibagi menjadi dua bagian. Yaitu area pelataran dan area central.Β  Area pelataran biasa digunakan untuk para peziarah untuk beristirahat sesudah atau sebelum melakukan ritual. Karena untuk mencapai Gua Maria Sendangsono, kita harus menempuh perjalanan selama 2 jam dari Kota Jogja, melintasi jalan perbukitan yang tidak terlalu besar. Sedangkan di area central terdapat Gua Maria yang biasa digunakan untuk melakukan ritual doa. Di dalam area ini para pengunjung diharapkan dapat menjaga sikap hening dan tenang agar tidak mengganggu pengunjung lain yang sedang menjalankan ritual. Di area Gua Maria terdapat banyak lilin dan bunga-bunga yang biasanya dibawa oleh penunjung. Di sebelah Gua Maria terdapat kapel tritunggal maha kudus yang memiliki atap sebanyak tiga lapis yang menggambarkan trinitas dalam ajaran agama Katolik.Di Sendangsono para pengunjung juga bisa menemukan jalan salib yang menggambarkan kisah kenabian Yesus dalam ornamen-ornamen yang terpasang di dinding. Selain itu juga terdapat Kapel para Rasul yang memiliki ujung atap sebanyak 12 yang menggambarkan para murid Yesus yang berjumlah 12 orang. Tempat ini memiliki area duduk yang melingkar dan bertangga seperti arsitektur Coloseum Roma masa lalu. Di tengah komplek Sendangsono mengalir sebuah sungai kecil yang memberikan kesan asri.Keindahan arsitektur Sendangsono pernah meraih Aga Khan Award pada tahun 1991. Komplek Ziarah Sendangsono dirancang oleh Romo Mangun Wijaya yang juga merupakan arsitek kondang di Indonesia. Sendangsono berhasil memadukan antara keindahan arsitektur berdampingan degan kendahan alam yang membuatnya sangat nyaman untuk di kunjungi. Bukan hanya bagi para peziarah namun juga bagi para pengagum arsitektur. Sendangsono terletak di Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Jogjakarta. Gua Maria Sendangsono dikelola oleh Paroki St. Maria Lourdes di Promasan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads