Pesona Air Terjun di Pesisir Utara Jatim
Kamis, 25 Feb 2016 11:15 WIB
Pradikta Kusuma
Jakarta - Kabupaten Tuban di Provinsi Jawa Timur punya air terjun yang cantik. Namanya Air Terjun Nglirip. Airnya tampak berwarna hijau toska lho!Jarak dari pusat Kota tuban kira-kira 25 km saja dengan waktu tempuh sekitar 90 menit. Untuk menuju air terjun ini kita akan melewati jalur selatan Kota Tuban di mana bukit karst tersebar sepanjang perjalanan.Suasana gersang, panas, dan tanah tak subur akan menjadi pemandangan yang dominan. Dari kejauhan pun tampak debu berterbangan dari pabrik semen terbesar di Indonesia. Dengan keadaan seperti itu pasti banyak dari kita berpikir bagaimana bisa ada air terjun, dari mana airnya? Jangan salah, daerah dengan bukit karst di atas yang tampak gersang dan tandus, di kedalamannya pasti banyak ditemukan gua dan menyimpan banyak air yang tak pernah surut sepanjang tahun. Dan Air Terjun Nglirip pun berasal dari sumber air yang tak jauh dari situ bernama Krawak. Dari tempat parkir kita harus sedikit berjalan menyusuri setapak kecil yang menurun di antara rumah warga sekitar. Di samping jalan setapak terdapat aliran irigasi dengan air jernih yang mengalir dengan derasnya, berasa sedang berada di pegunungan saja.Jalan menuju bawah air terjun nampak masih alami dengan turunan tajam dan tanah liat. Kita harus berhati hati dalam melangkah. Dari setapak menurun ini kita sudah dapat menikmati keindahan Air Terjun Nglirip dari ketinggian.Dan saya pun kembali termangu untuk kedua kalinya, karena apa yang dilihat dari foto memang begitu kenyataannya. Air Terjun Nglirip ini tampak sempurna. Air yang jatuh dari tebing vertikal memang tak terlalu besar namun tampak anggun berpadu dengan kolam yang berwarna hijau tosca. Pemandangan yang sangat memanjakan mata. Semakin mendekat ke air terjun perasaan takjub pun semakin menjadi saja, air begitu jernih karena tak bercampur lumpur seperti pada saat musim penghujan.Bebatuan tampak tersebar rata seakan alam menyajikan tempat duduk untuk kita menikmati semua sajian keindahannya ini. Warna hijau tosca yang ceria pun seakan mengajak kita untuk merasakan kesegarannya dan segera berenang di bawah guyuran air yang terjun ke bawah.Eitttss, namun jangan tergoda untuk yang satu ini. Berenang di kolam Air Terjun Nglirip adalah hal yang agak membahayakan. Karena kolam yang sangat dalam dan kabarnya telah banyak memakan korban jiwa.Entah karena dalamnya ketinggian air atau karena faktor lain, tercatat banyak pengunjung yang menjadi korban di Air Terjun Nglirip, padahal pada saat berkunjung kesana air sangat tenang dan tanpa arus sedikitpun. Pada saat berjalan menuju air terjun pun saya diperingatkan oleh salah satu warga agar tak berenang di kolam.βLee...ojo renang ndek air terjun yo. Bahaya, cukup sampean lungguh lungguh waeβ, yang artinya seperti ini, βNak..jangan renang di air terjun ya, bahaya. Cukup kamu duduk duduk sajaβ, katanya.Memang sih seperti ada yang kurang jika kita berkunjung ke air terjun tapi tak merasakan kesegaran airnya dengan cara berenang. Namun yang terpenting adalah keselamatan, jadi jangan perlu ambil resiko yang bisa mengancam diri sendiri.Sore adalah waktu yang tepat untuk menikmati air terjun karena tebing di kanan kiri akan sedikit menghalangi terik sinar matahari dan suasana pun akan menjadi lebih adem, yang bisa membuat kalian betah berlama-lama menikmati keindahan air terjun. Apalagi bagi kalian pecinta fotografi, jam 15.00-16.00 WIB adalah waktu tepat untuk mengabadikan salah satu sajian alam di Kabupaten Tuban ini. Air Terjun nglirip saat ini pun makin tenar dan dikenal para traveler di luar Tuban karena banyaknya foto yang menampilkan keindahannya dari berbagai lini masa.Dan semoga Pemerintah Kabupaten Tuban sendiri lebih bisa memperhatikan potensi wisata yang ada dengan mengelola lebih baik Air Terjun Nglirip. Agar para wisatawan bisa berkunjung dengan aman dan nyaman. Dengan pengelolaan yang baik pun pasti akan berjalan lurus dengan perekonomian warga di sekitar yang semakin baik.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru