Wisata ke Bali & Legenda Naga di Kota Brno, Ceko
Rabu, 01 Apr 2015 10:50 WIB
Mahesa.krishna
Jakarta - Belum banyak traveler yang tahu tentang Brno, kota terbesar kedua di Republik Ceko. Asyiknya, banyak pengalaman yang akan Anda dapatkan di sini, seperti video tentang wisata Bali di bus sampai legenda naga.Percaya deh, Kota Brno tidak kalah cantik dengan Kota Praha, ibukota Republik Ceko. Saya membuktikannya sendiri, ketika naik bus ke sana dari Praha dengan tarif yang terjangkau untuk mahasiswa.Bus yang saya tumpangi punya fasilitas lengkap, dari WiFi, stop kontak listrik dan video on demand yakni cupilkan video untuk penumpang seperti biasa Anda lihat di pesawat.Menariknya, di sana satu video menampilkan tentang berwisata ke Indonesia. Videonya terlihat jadul, mungkin dibuat tahun 2000-an. Isinya kebanyakan mengenai tempat-tempat wisata di Bali. Jelas saja, nama Bali memang sudah terkenal di dunia.Balik ke Brno, bus saya berhenti di terminal yang letaknya berdampingan dengan stasiun kereta api Brno dan stasiun tram Brno. Ditemani Lenka, saya brkeliling Kota Brno. Rasa-rasanya, kota ini seperti Yogyakarta saja karena merupakan kota mahasiswa. Universitas yang paling terkenal adalah Universitas Masaryk.Di kota ini banyak sekali taman. Pada saat itu sedang musim gugur, jadi warna daun di pohon- ohonnya berubah menjadi warna-warni. Ada pohon berwarna merah, ada juga berwarna kuning dan rumput-rumput tetap berwarna hijau. Sangat indah, seperti wallpaper di desktop komputer.Hari beranjak siang dan kami pun memutuskan untuk makan siang. Pilihan jatuh di sebuah restoran di sekitar tengah kota. Restoran dengan pintu kecil dan tangga menuju bawah tanah ini, memiliki interoir yang menarik. Seperti bunker namun cukup megah.Makanan yang dipesan pun khas makanan Ceko. Ada 2 piring untuk makan siang, diawali dengan salad, kemudian makan utama berupa daging panggang dengan saus cream jamur yang enak sekali. Porsinya raksasa, tidak heran karena cuaca dingin memerlukan banyak makanan agar badan dapat tetap sehat.Selesai makan, kami berjalan ke City Hall. Lenka bercerita bahwa ada Naga yang diawetkan di City Hall. Dahulu kala, naga ini memangsa hewan-hewan ternak warga. Kemudian ada seseorang yang berani untuk membunuh si naga.Setelah berhasil dibunuh, kini sang naga diawetkan dan ditempatkan di City Hall. Seperti apakah naga itu? Setelah sampai di City Hall, saya melihat naga yang dimaksud adalah seekor buaya yang sangat besar. Kemudian kami pun melanjutkan perjalanan ke alun-alun kota atau Independece Square. Lapangan yang cukup besar di tengah kota ini, sangat ramai dengan lalu lintas kota.Namun, jangan dibayangkan adanya kemacetan karena di sini yang ramai adalah pejalan kaki. Sampai-sampai gerai McDonald yang ada di sini, membuka loket walk through karena saking ramainya pejalan kaki.Di Independence Square ini ada tugu berbentuk seperti roket. Tugu ini ternyata adalah sebuah jam. Jam yang berbentuk unik ini, setiap pukul 11.00 akan mengeluarkan sebuah bola kristal. Namun untuk mendapatkannya, ada harus berburu dengan beberapa orng yang sudah mengantri di 6 lubang yang terdapat di tugu ini. Kita tidak tahu bola krital akan keluar dari lubang sebelah mana. Mengapa pukul 11.00 jam ini mengeluarkan bola kristal? Kisahnya sekitar tahun 1600-an saat terjadi peperangan selama 30 tahun, tentara Swedia mengatakan jika hingga pukul 12.00 (tengah hari), Brno tidak berhasil ditumbangkan,maka tentara Swedia akan diminta mundur.Informasi ini didengar oleh warga dan mereka mempercepat jam yang ada di kota satu jam lebih awal, sehingga tentara Swedia pun akhirnya menarik diri (padahal masih pukul 11.00). Ada-ada saja..Sepertinya masih banyak hal menarik lain yang ada di kota ini. Saya pun melanjutkan langkah menuju lorong-lorong di kota yang bergaya Bohemian ini. Tunggu cerita selanjutnya!












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru