Kisah Masjid dari Abad ke-17 di Pontianak

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kisah Masjid dari Abad ke-17 di Pontianak

Merza Gamal - detikTravel
Jumat, 13 Feb 2015 12:20 WIB
Jakarta - Masjid Jami di Pontianak, Kalimantan Barat terletak di pinggir Sungai Kapuas. Masjid ini menyimpan nilai sejarah, sebab sudah ada sejak abad ke-17. Selain itu, suasana senja di sana juga cukup cantik.Masjid Jami atau Masjid Sultan Syarif Abdurrahman merupakan salah satu masjid tertua Pontianak. Bersama bangunan Keraton Kadriyah, masjid ini menjadi pertanda berdirinya Kota Pontianak tahun 1771.Syarif Abdurrahman berasal dari Kerajaan Matan yang sekarang menjadi Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Ia melakukan perjalanan dari Mempawah dengan menyusuri sungai Kapuas pada tahun 1771.Beberapa orang ikut dalam rombongannya dengan menaiki 14 perahu. Pada 23 Oktober 1771, rombongan ini tiba di muara persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Mereka kemudian membuka hutan dan membangun pemukiman di dekat muara tersebut.Syarif Abdurrahman mendirikan sebuah kerajaan baru Pontianak dengan masjid dan istana di dalamnya. Masjid itulah yang saat ini dikenal sebagai Masjid Jami Pontianak di tepian Sungai Kapuas. Sekarang lokasi masjid tidak jauh dari pemukiman warga.Datanglah pada sore menjelang magrib ke kawasan masjid tersebut. Anda akan menyaksikan kegiatan masyarakat menunggu waktu magrib di sekitar masjid. Anda juga bisa menikmati suasana perahu-perahu masyarakat lokal yang pulang ke rumah mereka di dekat masjid.Di samping itu, Anda dapat menyaksikan keindahan lembayung senja menghiasi Sungai Kapuas dan sisi kota Pontianak dari pelataran masjid. Rasanya kurang lengkap bila Berkunjung ke Pontianak tanpa singgah ke Masjid Jami. (travel/travel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads