Mengejar Cantiknya Sunset di Pantai Kuta Bali
Minggu, 01 Mar 2015 14:54 WIB
Muhammad Catur Nugraha
Jakarta - Walaupun Pantai Kuta di Bali sudah sangat mainstream, namun tetap saja sunsetnya menjadi favorit. Tidak sedikit traveler yang datang ke Pantai Kuta demi mengejar sunsetnya.Pantai Kuta, siapa yang tidak kenal pantai satu ini. Pantai yang terletak di sebelah selatan Denpasar ini merupakan salah satu tujuan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Bali.Hal yang menjadi daya tariknya adalah pantai dengan pasir putih nan halus, serta pemandangan matahari pada saat terbenam yang memikat mata bagi siapa pun yang melihatnya. Saya bersama adik sepakat untuk melihat pemandangan matahari terbenam atau sunset di Pantai Kuta.Berawal dari iseng-iseng mencari cara menuju Bali melalui internet, malam itu kami putuskan untuk berangkat menuju Bali dengan cara backpacker. Perjalanan dimulai dengan tujuan Terminal Bus Purabaya di Surabaya.Sesampainya di sana kami harus sedikit kecewa, karena jika malam tidak ada bus yang langsung menuju Banyuwangi. Sehingga kami harus berhenti dulu di Probolinggo, kemudian lanjut lagi naik bus hingga Situbondo.Dari Situbondo masih harus naik bus satu kali lagi menuju Banyuwangi. Sesampainya di Terminal Banyuwangi, kami naik angkot menuju Pelabuhan Ketapang. Sebenarnya bisa saja jalan kaki, karena jaraknya tidak begitu jauh.Di Pelabuhan Ketapang, pastikan kita membawa KTP. Karena jika tidak bawa atau ketinggalan, maka sampai di Pelabuhan Gilimanuk kita tidak bisa dizinkan keluar dari pelabuhan.Kami naik kapal ferry selama kurang lebih 30 menit. Cukup cepat, karena biasanya kami naik kapal sekitar tiga jam untuk menyeberangi Selat Sunda. Sampai di pelabuhan dan melewati pemeriksaan, kami menuju Terminal Gilimanuk, di sana sudah banyak minibus yang siap menampung penumpang.Kami naik minibus tujuan Denpasar. Ternyata dari Gilimanuk ke Denpasar jauh juga, dibutuhkan waktu tiga jam perjalanan untuk sampai Denpasar. Kemudian kami menuju rumah teman di daerah Sesetan, dengan naik ojek sampai ke rumah kawan saya itu.Sore hari teman saya meminjamkan motornya kepada saya untuk jalanβjalan. Tentu saja dengan senang hati saya terima pinjaman motor tersebut. Kemudian kami bergegas menuju Pantai Kuta, karena sebentar lagi matahari akan terbenam.Sebenarnya agak kagok juga membawa motor di Bali, mungkin karena saya yang belum terbiasa. Namun dengan mengikuti papan penunjuk jalan, akhirnya kami sampai di Pantai Kuta. Saya parkirkan motor di tempat parkir persis di depannya Hard Rock CafΓ© yang terkenal dengan papan selancar raksasanya itu.Lantas kami memasuki Pantai Kuta, memijakkan kaki di pasirnya yang lembut. Suasana sore itu sangat ramai oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.Perlahan namun pasti, matahari mulai pulang ke peraduannya. Semburat warna oranye pun terlihat di timur sana, membuat pemandangan di Pantai Kuta semakin indah. Akhirnya perjuangan kami dari Surabaya menuju Pantai Kuta untuk melihat sunset terbayar sudah.












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong