Dream Destination Japan
'Pengamen' di Jepang Saja Sekeren Ini
Kamis, 23 Okt 2014 11:10 WIB
Anindia Indah
Jakarta - Kawasan Shibuya di Tokyo memang selalu ramai oleh lalu lalang orang. Anda bisa melihat banyak aktifitas di sini, termasuk para musisi jalanan yang tampilannya perlente bagaikan selebriti.Dengan niatan awal untuk menyelusuri keramaian Shibuya yang terkenal, saya menemukan satu keunikan di salah satu sudut Shibuya. Inilah Sanabagun, grup musik yang berbeda dengan musisi-musisi jalanan lainnya.Berbeda dari mainstream grup band kebanyakan, nyatanya Sanabagun, group band indie yang mengaku ada setiap hari Senin beraksi di daerah Shibuya ini memang menawarkan konsep yang berbeda. Dengan total 7 personil, Sanabagun memiliki aliran musik jazz-pop dengan menggunakan 5 macam instrumen yang berbeda. Ada bass, sexophone, terompet, drum, dan juga keyboard.Tidak hanya berbeda dari segi musik yang disajikan, konsep panggung yang ditawarkan oleh Sanabagun pun jelas berbeda. Mereka menggunakan kemeja putih berdasi kupu-kupu yang dibalut jas berwarna hitam.Tidak selesai sampai di situ, bahkan mereka menyungguhkan aksi panggung berupa tari jazz kepada para 'penggemarnya'. Ya, Senin malam kemarin saya menyaksikan betapa tingginya antusiasme pengunjung Shibuya yang menikmati lagu-lagu dari Sanabagun.Namun, salah satu 'rutinitas' Sanabagun pun tiba. Pak Polisi area Shibuya pun datang dan segera membubarkan masa yang ada. Salah satu rekan Sanabagun mengaku bahwa mereka telah melakukan hal ini dalam setahun terakhir. Mereka berpindah-pindah dari satu sudut Shibuya ke sudut-sudut lainnya di setiap Senin untuk menghibur para penggemarnya.Kalau ke Shibuya jangan lupa untuk coba dengarkan secara seksama alunan lagu di tengah keramaian yang ada. Ikuti saja arah darimana lagu itu berasal, barangkali kamu dapat menemukan Sanabagun.How to get there:Shibuya dapat diakses melalui kereta Metro jalur F (Fukutoshin Line) dan G (Ginza Line). Keluar menuju ke pintu exit no.8 untuk mencapai Patung Hachiko.Dream Destination Japan adalah kompetisi yang dibuat detikTravel dengan dukungan penuh Skyscanner. 3 Finalis diajak ke Jepang untuk diadu menulis dan memfoto demi memperebutkan hadiah Rp (10 juta). Perjalanan ini pun didukung oleh Mega Travel Care dari Mega Insurance.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun