Dream Destination Japan
Masih Banyak Makanan Murah di Jepang
Selasa, 28 Okt 2014 18:15 WIB
Ayal Chris
Jakarta - Siapa bilang makanan yang mengenyangkan di Jepang Mahal? Apabila lebih teliti mencari, traveler bisa menemukan makanan enak dengan harga yang murah. Seperti, pengalaman berburu makanan murah di Kyoto berikut ini.Berangkat menuju Toei Studio dengan perut kosong, saya dan Mas Faya berinisiatif mencari sarapan sebelum beraktivitas seharian. Pilihan pun jatuh ke sebuah Kios Bento yang menawarkan Bento dengan harga 250 Yen atau sebesar Rp 27.000. Tanpa pikir panjang, saya dan Mas Faya langsung menyerbu masuk ke dalam kios tersebut.Bento adalah makanan bekal berisi nasi dan lauk pauk dalam kemasan praktis yang bisa dibawa-bawa dan dimakan dimana saja. Pilihannya bento di tempat ini sangatlah beragam mulai dari ikan, ayam, sapi, udang bahkan babi pun tersedia di tempat ini.Harga yang ditawarkan pun beragam dengan bento berisi ikan menjadi yang paling mahal dengan 250 yen atau sekitar Rp 27.000. Bila ikan dirasa kurang, Anda bisa membeli lauk yang terpisah dengan harga 40 yen sampai 100 yen atau sekitar Rp 5.000 sampai Rp 11.000.Saya memilih bento ikan dengan ekstra chicken karaage seharga 100 yen atau Rp 11.000, sedangkan Mas Faya memilih bento karaage sebagai sarapan pagi ini.Jadi image mahalnya makanan di Jepang bisa kita hindari apabila kita mau menjelajah suatu tempat mencari menu murah. Cukup Rp 27.000 kami pun kenyang dan siap beraktivitas.How to get there?Naiklah bus nomor 50 dari stasiun Kyoto, kemudian turun di Horikawa Moritmachi. Toko bento ini terletak tepat di seberang jalan tempat kita turun.Dream Destination Japan adalah program kerjasama antara situs pencarian traveling, Skyscanner dengan detikTravel. Program ini mengajak d'Traveler liburan bareng ke Jepang selama 5 hari 4 malam, gratis.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru