Serunya Kampung Halamanmu
Tak Punya Kampung Halaman, Semeru & Kota Malang pun Jadi
Kamis, 14 Agu 2014 11:20 WIB
Desy Komala
Jakarta - Tidak semua orang punya kampung halaman. Tapi mungkin suasana kekeluargaan ala kampung halaman malah ditemukan mereka di tempat lain. Ada sahabat dan kerabat di suatu kota yang membuat kita kangen untuk kembali ke sana.Keluarga besar saya hidup di tanah perantauan, Jakarta. Tanpa menyisakan sanak saudara di tanah kelahiran. Itulah mengapa kami tak pernah mudik seperti perantau lainnya. Namun pengalaman menarik saya dapatkan saat mendaki Gunung Semeru.Dinginnya hembusan angin Semeru yang menyajikan sunrise terindah yang pernah saya lihat, membayar setiap peluh yang dikeluarkan untuk mencapai puncak Pulau Jawa. Padang lavender dan danau dengan warna biru menawan, membuat setiap ingatan tak mampu melupakan. Ini petualangan luar biasa bersama teman-teman yang baru saya kenal.Menjelajahi kota apel Malang seorang diri, adalah rencana awal setelah selesai menjejakan kaki di puncak Jawa, Gunung Semeru. Teman pendakian asal Jakarta saya pulang lebih awal, meninggalkan saya dengan tiket Malang-Jakarta, tiga hari kemudian.Beruntung teman pendakian yang berasal dari Malang, bersedia menemani dan mengajak saya tinggal di rumah keluarga mereka. Ayah, bunda, serta adik mereka yang begitu ramah membuat saya selalu merasa berada di tengah keluarga.Rumah mereka bahkan terbuka lebar untuk orang yang baru mereka kenal seperti saya. Tanpa curiga mempersilahkan saya masuk, tidur, makan, dan beraktivitas bersama mereka.Mereka dengan setia menemani menjelajah seisi kota dan menjadi guide terbaik yang pernah ada. Mempersilakan tinggal dan menerima saya dengan baik seperti seorang keluarga.Kami berbagi cerita serta pengalaman yang kami punya sambil menikmati kuliner paling khas dari kota nan sejuk. Tak saya sangka, pendakian menuju puncak Jawa membuat kami merasa seperti saudaraIni memangΒ bukan kampung halaman saya, tapi sejak bulan lima tahun lalu, saya selalu merindukan kota ini. Saya selalu ingin kembali dan menyempatkan berkunjung saat liburan tiba. Merindukan sapaan dingin angin Semeru, merindukan kota indah dengan kuliner bakso kesukaan, dan tentu saja merindukan keluarga baru yang saya dapat.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica