Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu

Selepaspagi - detikTravel
Jumat, 04 Apr 2014 12:20 WIB
loading...
Selepaspagi
Snorkeling
Peta Pulau Harapan
View sunset dari kapal
Sunset di Pulau Dolphin
Jembatan penghubung Pulau harapan dan Pulau Kelapa
Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu
Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu
Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu
Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu
Satu Hari Mengintip 6 Pulau Cantik di Kepulauan Seribu
Jakarta - Kepulauan Seribu tak pernah membuat bosan turis yang datang di akhir pekan. Atraksi wisata laut di Kepulauan Seribu memanjakan turis. Asyiknya lagi, satu hari di sana traveler bisa mengintip 6 pulau cantik.Kepulauan Seribu merupakan salah satu objek wisata yang menarik. Selain karena indahnya wisata alam bawah laut, kegiatan snorkeling yang bisa dilakukan di sana, merupakan nilai tersendiri bagi Kepulauan Seribu.Berawal dari promo traveling di salah satu media online, kami membeli tiket paket liburan ke Pulau Harapan. Pulau Harapan adalah salah satu pulau di utara Kepulauan Seribu.Pulau ini konon memiliki cerita sedih. Dulu, ada seorang ibu yang ingin menyebrangi Pulau Harapan menuju Pulau Kelapa melewati laut dangkal untuk berbelanja. Tanpa disadari, anaknya mengikutinya sejak dari rumah. Dalam perjalanan, putranya tenggelam. Sejak itu, dibangunlah sebuah jalan penghubung antara kedua pulau tersebut.Dengan semangat 45, kami berenam menuju Muara Angke. Ternyata sudah banyak traveler yang mempunyai tujuan sama seperti kami. Ada yang ke Pulau Tidung, Pulau Pari atau Pulau Harapan seperti kami.Kapal yang akan membawa kami ke Pulau Harapan, adalah Kapal Miles. Sebuah kapal kayu, yang mampu menampung hingga 300 orang. Saran saya, datanglah lebih awal, karena di kapal akan rebutan tempat duduk. Carilah tempat duduk di bawah kiri, karena lebih luas dan tidak panas.Untunglah kami dapat tempat yang lumayan nyaman. Perjalanan ke Pulau Harapan memakan waktu 3 jam lamanya. "Selamat tinggal Jakarta!" kataku dalam hati.Jam menunjukkan pukul 11.30 WIB, kapal mulai bersandar di dermaga Pulau Harapan. Terik matahari tidak menyurutkan semangat kami. Ternyata di pulau ini tidak ada hamparan pasir seperti bayangan saya sebelumnya.Di sana kami dijemput oleh oleh Pak Deni, yang menjadi guide kami di pulau itu. Kami langsung diajak untuk makan siang. Sayur asem dan ikan goreng, lumayan buat menenangkan perut yang sudah keroncongan. Setelah makan siang, kami diantar ke homestay tempat kami menginap. Tempatnya cukup lumayan, dilengkapi AC dan TV juga.Setelah beristirahat sejenak, kami dijemput untuk snorkeling. Ini dia acara yang kami tunggu-tunggu. Di dermaga, sudah ada kapal yang menunggu kami. Kapalnya jauh lebih kecil dari Kapal Miles.Satu kapal, kira-kira ada 25 orang yang akan ikut snorkeling. Di kapal sudah tersedia pelampung, snorkel dan kaki katak. Berhubung saya tidak bisa berenang, saya memilih memakai pelampung terlebih dahulu. Lebih aman tentunya.Pulau tujuan kami yang petama adalah Pulau Macan Gundul. Tanpa adanya instruksi bagaimana caranya snorkeling, kami semua langsung terjun ke laut. Luar biasa, pemandangannya sangat indah sekali. Bagi yang tidak bisa berenang seperti saya, jangan takut. Karena tidak akan tenggelam. Bagi yang memiliki mata minus, pakai softlens-pun tidak masalah. Sayangnya baterai kamera sang guide habis, sehingga tidak bisa mendokumentasikan kegiatan snorkeling di dalam air.Setelah puas snorkeling, kami melanjutkan ke Pulau Bira untuk snorkeling edisi kedua. Tetapi koral di sini kurang bagus dibandingkan dengan Pulau Macan Gundul. Rasanya tidak rela, saat waktu snorkeling sudah habis. Tujuan kami berikutnya adalah Pulau Bulat. Kami sangat takjub waktu menginjakkan kaki di pulau ini.Pulau yang luasnya tidak sampai 1 km ini, memiliki pasir yang halus dan pemandangan yang sangat indah. Kami puaskan bermain pasir di pulau ini dan foto-foto narsis dengan berbagai gaya.Dari Pulau Bulat, kami beranjak ke Pulau Dolphin untuk melihat matahari terbenam. Inilah pemandangan yang paling indah di hari ini. Semburat jingga matahari yang masuk ke peraduannya, membuat kami terkesima. Sungguh indah ciptaan Yang Maha Kuasa. Sekali lagi, kami tetap eksis dengan foto-foto di Pulau Dolphin dengan latar belakang matahari terbenam tentunya.Matahari sudah mulai terbenam, itu menandakan waktunya kami untuk kembali pulang ke homestay. Di tengah perjalanan pulang, kami bertemu dengan lumba-lumba.Sang guide, menyuruh kami bertepuk tangan agar lumba-lumba itu mau mendekat. Benarlah, lumba-lumba itu berenang menghampiri kami. Wah, ini pertama kali dalam hidup saya melihat lumba-lumba di laut lepas. Sayang, kami tidak bisa mengabadikan peristiwa ini.Langit sudah gelap ketika kami tiba di homestay. Menurut jadwal, acara selanjutnya adalah barbeque. Ternyata tidak, makan malam seperti biasa. Tidak ada acara bakar-bakaran seperti bayangan saya.Menu makan malam kami cumi goreng tepung, ikan bakar dan sayur sop. Berhubung tidak ada acara bakar-bakaran, kami beranjak ke dermaga, yang merupakan pusat keramaian Pulau Harapan.Maksud hati sekedar duduk sambil menikmati jagung bakar, tapi apa daya jagung bakarnya sudah habis terjual. Kami kembali ke homestay dengan hampa. Jadi sisa malam itu kami habiskan dengan menonton televisi dan bersenda gurau.Esok harinya, kami tidak memiliki jadwal acara lagi. Oleh karena itu, setelah sarapan, kami berencana untuk menyusuri Pulau Harapan. Pulau Harapan ini, walau kecil ternyata memiliki sekolah dari tingkat TK hingga SMK. Sebagian mata pencaharian penduduk di pulau ini, berasal dari nelayan dan menyewakan rumahnya sebagai penginapan untuk turis seperti kami.Di sepanjang perjalanan kami bertemu dengan penduduk lokal yang sedang melakukan aktivitas dan turis domestik yang berkeliling pulau dengan sepeda. Puas berkeliling pulau, kami menuju dermaga untuk minum es kelapa sekedar menghilangkan dahaga.Menjelang siang, kami berkemas untuk pulang. Kapal akan berangkat pukul 12.00 WIB, tetapi kami pukul 11.00 WIB sudah sampai di dermaga, demi mendapatkan posisi duduk yang nyaman. Pukul 15.00 WIB, kami sudah tiba di Muara Angke. Usai sudah liburan kali ini. Kembali ke Jakarta, kembali kehidupan nyata!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads