Amazon? Bukan, Ini Sungai Kere di Alas Purwo Banyuwangi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Explore Indonesia: Banyuwangi

Amazon? Bukan, Ini Sungai Kere di Alas Purwo Banyuwangi

Merza Gamal - detikTravel
Kamis, 26 Jun 2014 18:25 WIB
Jakarta - Ternyata Banyuwangi juga punya sungai yang mirip dengan di Amazon, yaitu Sungai Kere. Di tepi sungai di dalam lebatnya hutan bakau, terdapat beberapa rumah singgah para nelayan. Menjelajah sungai ini dengan perahu, seru!Dari Sungai Segoro Anakan yang lebar di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, perahu gondang-gandung (2 perahu disatukan) yang saya naiki berbelok ke anak Sungai Kere yang sempit dan bakau yang rimbun. Kami melihat gubuk-gubuk tempat para nelayan beristirahat, dan perahu-perahu nelayan ditambat di tepi sungai.Pada hari Sabtu tanggal 21 Juni 2014 yang lalu, Tim Family detikTravel Explore Indonesia berkunjung ke Hutan Mangrove Blok Bedul di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Blok Bedul ditempuh sekitar 2 jam dari pusat kota Banyuwangi.Hal yang menarik dari Blok Bedul adalah menyusuri hutan bakau (mangrove) menggunakan gondang-gandung yang berupa dua perahu yang digabungkan dengan ditutup atap terpal. Dilengkapi kursi-kursi kayu yang bisa memuat 10-15 penumpang.Dari dermaga Bedul, kami menyusuri sungai Segoro Anakan, menyaksikan keindahan alami hutan mangrove yang diduga merupakan bakau terutuh di Pulau Jawa.Di samping menyaksikan keindahan gradasi bakau yang rapat dan menawan di sepanjang Segoro Anakan, dapat pula dilihat berbagai binatang yang mencari makan dan berdiam diri di pinggiran sungai.Setelah menyusuri Segara Anakan yang lebar, gondang-gandong yang kami tumpangi memasuki sungai yang agak sempit, dinamakan Sungai Kere. Semakin masuk ke dalam, alur sungai makin mengecil dan terlihat dangkal.Pohon mangrove semakin lebat dan hampir menyentuh perahu. Air terlihat berwarna kecokelatan, namun bersih dari sampah. Jarak antara kami dengan pepohonan mangrove yang rimbun pun amat dekat. Turis asing ada yang menyebut tempat ini sebagai Amazon.Di Sungai Kere, kami melihat gubuk-gubuk nelayan yang berada di pinggir hutan bakau. Di sinilah para nelayan biasanya beristirahat. Perahu-perahu nelayan pun ditambat di tepi sungai.Beberapa saat  kami berada di Sungai Kere untuk menikmati kesunyian di tengah hutan mangrove Blok Bedul Banyuwangi. Tak lama kemudian mesin perahu dihidupkan kembali.Kami meninggalkan Sungai Kere untuk kembali menyusuri Segara Anakan. Perahu kami pun mengarah ke Resort Grajagan. Sang surya di ufuk barat bersinar lembut mengiringi perjalanan kami menyusuri hutan Mangrove Blok Bedul. (travel/travel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads