Begini Cantiknya Taman Laut Bunaken yang Masih Bertahan
Selasa, 05 Mar 2013 10:50 WIB
Taniafr
Jakarta - Β Siapa bilang Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara tak sebagus dulu lagi? Taman laut ini masih menyimpan hasil karya 'tangan' Tuhan yang indah untuk dinikmati. Bahkan sampai sekarang, keindahan bawah lautnya masih menarik untuk dijelajahi.Taman laut yang dapat ditempuh kurang lebih 45 menit dari Manado ini, masih menyimpan keindahan bawah laut yang beragam. Dengan kedalam 25 meter, Bunaken dapat dinikmati dengan berbagai cara. Traveler bisa snorkeling atau diving.Diving menjadi kegiatan wajib ketika pelancong pergi untuk menikmati biota laut dimanapun. Di sini kita bisa melihat banyak terumbu karang dan berbagai jenis ikan yang tinggal di dalam taman bawah laut Bunaken.Bagi wisatawan yang tidak bisa berenang atau tidak mau basah-basahan, tetap dapat menikmati Taman Laut Bunaken menggunakan kapal kaca, yang biasa disebut dengan kapal Sapsi.Kapal yang memiliki ketebalan kaca 10-15 inci ini dapat memberikan kepuasan bagi para pengunjungnya. Karena dari dalam kaca ini, kita bisa langsung melihat keindahan bawah laut Bunaken. Taman laut ini masih menyimpan berbagai jenis ikan hias, ikan yang dapat dikonsumsi manusia, bahkan ikan yang beracun juga ada.Β Salah satunya yang hidup di alam bawah laut Bunaken adalah ikan napoleon. Konon ikan ini dapat membawa keberuntungan serta umur panjang bagi yang melihatnya.Tak kalah menarik, Bunaken pun memiliki beragam jenis terumbu karang yang dapat dibedakan sesuai dengan bentuknya. Ada terumbu karang 'daun', ada terumbu karang 'otak', dan masih banyak yang lainnya.Setelah puas menikmati biota laut, kita bisa bersantai di pinggir Pantai Bunaken. Di sini bayak penjual yang menjajakan makanan, serta pernak-pernik yang bisa dibawa pulang, mulai dari kalung yang terbuat dari sisik ikan kerapuh atau ikan napoleon, dan tempat tisu yang terbuat dari cangkang kerang yang sudah mati. Pastinya, bahan dasar yang dipakai untuk suvenir ini diambil dari hewan yang sudah mati di penangkaran ikan dan biota laut yang terletak di belakang Taman Laut Bunaken.Keindahan Taman Laut Bunaken memang sudah mulai ditinggalkan. Hal ini disebabkan karena ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Mereka yang berburu di Bunaken dengan meledakkan bom hanya untuk kepuasan pribadi.Oleh karena itu, ada satu spot di mana terumbu karang di Bunaken sudah menjadi puing-puing putih yang tak berwarna. Untuk itu mari jaga kelestarian alam kita. "Let's enjoy our Bunaken, and save them!"Β












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?