Cuaca Terlalu Panas, Maskapai Minta Penumpang Batal Terbang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cuaca Terlalu Panas, Maskapai Minta Penumpang Batal Terbang

Bonauli - detikTravel
Minggu, 02 Agu 2026 11:02 WIB
Bandara Internasional Harry Reid di Las Vegas
Bandara Internasional Harry Reid di Las Vegas. Foto: (Getty Images/iStockphoto/Darwin Brandis)
Las Vegas -

Ada kejadian tak biasa di Bandara Las Vegas. Cuacanya terlalu panas, maskapai refund Rp 45 jutaan agar penumpang tak jadi terbang.

Cuaca panas ekstrem membuat Bandara Internasional Harry Reid kacau. Sebanyak 580 penundaan penerbangan tercatat dari Jumat hingga Minggu karena suhu membakar Sin City dengan rata-rata 112-114 derajat Fahrenheit (46 derajat Celcius).

Jumat adalah hari terburuk, dengan 284 penundaan yang memengaruhi sekitar sepertiga dari keberangkatan yang dijadwalkan. Karena hal ini, maskapai United Airlines meminta puluhan penumpang untuk membatalkan penerbangan mereka. Alasannya, pesawat yang penuh terlalu berat untuk lepas landas di hari yang sangat panas itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan yang diterbitkan menunjukkan maskapai penerbangan menawarkan voucher perjalanan senilai hingga USD 2.500 (Rp 45 juta) untuk membujuk puluhan penumpang turun dari pesawat dan menerbangkan yang lain.

ADVERTISEMENT

Seorang pelancong bernama Trish mengatakan kepada media KSNV bahwa sekitar setengah dari penumpang di penerbangan United Airlines-nya diminta untuk turun karena batasan berat.

"Kami ditawari USD 2.500 untuk menjadi sukarelawan turun dari pesawat karena pembatasan berat akibat cuaca, jadi itu sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya," katanya seperti dikutip, Minggu (2/8/2026).

Penumpang diminta turun dari pesawat

Selain United Airlines, sebuah video viral dari gerbang American Airlines juga merekam seorang petugas yang meminta 50 sukarelawan untuk mengosongkan tempat duduk mereka karena suhu di luar mencapai 114 derajat Fahrenheit.

Penerbangan American Airlines lainnya pada hari Sabtu meminta 32 penumpang yang sudah duduk untuk secara sukarela turun dari pesawat sebelum lepas landas, menurut FOX5.

"Jadi, entah 32 orang memutuskan untuk mengubah rencana mereka, atau kita semua akan mengubah rencana penerbangan kita," kata penumpang tujuan Texas, Jared Guynes, kepada stasiun tersebut.

Kekacauan itu terasa bagai rejeki untuk penumpang. Penerbangan akhirnya berangkat setelah cukup banyak penumpang setuju untuk tetap tinggal.

American Airlines mengkonfirmasi bahwa cuaca panas yang menyengat memaksa pengurangan berat yang tidak biasa tersebut. "Ketika suhu sangat tinggi, kami mungkin perlu mengurangi berat pesawat untuk memastikan pesawat dapat beroperasi dengan aman," kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan.

FAA menjelaskan bahwa suhu yang sangat tinggi membuat udara menjadi kurang padat, mengurangi daya angkat yang dihasilkan oleh sayap pesawat dan memaksa pesawat untuk menggunakan landasan pacu yang lebih panjang untuk lepas landas.

Maskapai penerbangan dapat mengkompensasinya dengan mengurangi kargo atau penumpang atau memuat lebih sedikit bahan bakar, yang mungkin memerlukan pemberhentian pengisian bahan bakar tambahan. Jika suhu melebihi batas operasi pabrikan pesawat, pesawat tidak dapat terbang sama sekali.

Bandara Harry Reid memiliki landasan pacu sepanjang 4521 meter, salah satu yang terpanjang di negara ini. Tetapi pakar penerbangan Reed Yadon mengatakan bahwa bahkan itu mungkin tidak cukup ketika udara menjadi sangat panas dan tipis.

"Sayap tidak menghasilkan daya angkat sebanyak biasanya, dan mesin tidak menghasilkan daya dorong yang cukup," kata Yadon kepada KSNV.



(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads