Aiiih! Lucunya Ubur-ubur Tanpa Sengat di Danau Kakaban
Rabu, 07 Nov 2012 10:25 WIB
Jessica
Jakarta - Sudah banyak traveler yang tahu tentang Pulau Derawan di Kalimantan Timur. Primadonanya tentu saja Danau Kakaban yang jadi habitat ubur-ubur tanpa sengat. Ubur-ubur mungil ini lucu sekali, dan sangat bersahabat!Selain Pulau Derawan, gugusan Kepulauan Derawan punya beberapa pulau lain yang letaknya berdekatan seperti Maratua, Sangalaki, Kakaban dan Samama. Ini adalah kali kedua saya mengunjungi Derawan. Saya jatuh cinta dengan pulau yang rapi dan bersih ini.Tahun lalu, saya belum sempat mengunjungi Pulau Kakaban yang terkenal dengan ubur-ubur tanpa sengat di Danau Kakaban. Hujan dan ombak yang cukup besar menghalangi saya ke pulau itu. Tahun ini, saya kembali lagi ke Derawan dengan Kakaban sebagai tujuan utama.Beberapa traveler memilih perjalanan lewat Tarakan, tapi, saya lebih suka lewat jalur darat. Rute yang saya pilih adalah Jakarta-Balikpapan-Berau-Tanjung Batu-Derawan. Dari Berau ke Tanjung Batu ditempuh selaam 2,5 jam menggunakan mobil. Kalau lewat Tarakan, katanya wisatawan akan lebih lama di perjalanan laut. Bahkan pak supir, pemilik penginapan dan petugas di kapal, mengatakan di Tarakan ada bajak laut. Entah benar atau tidak.Banyak sekali titik penyelaman yang ada di Derawan dan sekitarnya. Titik selam yang paling berkesan untuk saya adalah Maratua, namanya Big Fish Country seingat saya. Sungguh menantang dan bikin deg-degan karena saya harus 'negative entry' akibat arus kencang. Waktunya juga harus tepat, supaya bisa melihat kawanan barakuda yang membentuk formasi seperti tornado besar!Waktu yang tepat itu adalah ketika arus masuk, ketika makanan yang ditunggu oleh ikan-ikan terbawa arus. Kalau datang sesuai musim yaitu musim manta, kita bisa melihat sekumpulan pari manta sedang membersihkan diri. Kali ini, saya menyelam di Pulau Kakaban dan melihat Pygmy Seahorse berwarna kuning. Kuda laut ini sedang hamil! Sungguh kesempatan yang sangat berharga.Danau Kakaban memiliki beberapa jenis ubur-ubur tanpa sengat. Kabarnya ada 4, tapi saya hanya melihat 3 jenis ubur-ubur. Berenang di Danau Kakaban rasanya sungguh menggemaskan, karena kita bersentuhan langsung dengan kenyalnya ubur-ubur tanpa sengat. Tekstur mereka seperti cendol, tapi lebih keras!Di Danau Kakaban, kita harus hati-hati saat berenang karena bisa saja melukai ubur-ibur ini. Selain itu, kita juga harus waspada ketika berjalan masuk ke danau karena seringkali ada ular yang merayap di pepohonan.Menurut saya, Derawan sangat memungkinkan untuk wisata bareng keluarga. Walaupun saya belum pernah melakukannya, namun rasanya wisata bareng keluarga tidak sulit. Sedikit repot memang, mengingat perjalanan yang jauh dari Jakarta. Tapi pasti anak-anak Anda senang karena berinteraksi langsung dengan laut dan biotanya.Bayangkan, saat bangun pagi dan melihat ke lautan, penyu-penyu bermunculan. Kita bisa mengenalkan beragam hewan laut kepada si kecil! Kali ini, saya melihat turis asing yang membawa kedua anaknya, masing-masing di bawah 5 tahun. Anak-anak ini asyik bermain bersama anak-anak penduduk Derawan.Di sini, sangat mudah menemukan tempat makan dan warung. Kalau para ibu butuh susu atau keperluan bayi lain, bisa dengan mudah didapat. Si kecil juga bisa lho dibawa ke Danau Kakaban untuk berenang bersama ubur-ubur tanpa sengat ini. Tapi hati-hati ya saat di kapal, jangan sampai si kecil masuk angin.Saat perjalanan kapal, kita juga bisa menemukan pulau-pulau gosong dengan air laut biru yang bergradasi. Anda bisa meminta petugas kapal untuk menepi, sehingga si kecil bisa bermain pasir dan berenang di air yang tenang. Jangan ragu buat yang mau ke Derawan bareng si kecil!











































Komentar Terbanyak
AS Tutup Penerbangan Iran, Irak Pusing Tujuh Keliling
KansaiMau Buka Penerbangan Langsung Lagi ke Indonesia
10 Besar Destinasi Kopi Terbaik Sejagat, Nggak Ada Indonesia