Duh! Banyak Ubur-ubur Serang Wisatawan di Parangtritis
Senin, 18 Jun 2012 17:16 WIB
Afif Farhan
Jakarta - Ada berita mengejutkan di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogya. Pantai tersebut mulai didatangi oleh ubur-ubur yang meresahkan. Selama sepekan ini sudah puluhan wisatawan yang tersengat hewan tersebut.Pantai Parangtritis di Kabupaten bantul, Yogya, merupakan tempat favorit untuk berenang, bermain ATV, atau pun bersantai di pinggiran pantainya. Pantai ini selalu didatangi wisatawan saat berkunjung ke sana. Akan tetapi, Anda harus waspada di Pantai Parangtritis karena adanya ubur-ubur yang meresahkan."Sebenarnya tahun lalu juga pernah terjadi seperti ini. Data di posko SAR sekitar 40-an orang dan semua bisa ditangani," kata Ali, Komandan SAR Parangtritis, kepada wartawan di posko SAR Parangtritis, Kretak, Bantul, Senin (18/6/2012).Ubur-ubur tersebut mulai muncul di kawasan Pantai Selatan sekitar satu minggu yang lalu. Puluhan wisatawan yang tersengat ubur-ubur merasakan kulit yang gatal seperti terbakar. Bahkan ada pula wisatawan yang pingsan akibat terkena sengatan.Ubur-ubur yang merupakan sejenis binatang laut, kelas Scyphozoa. Tubuhnya berbentuk payung berumbai berwarna putih atau bening dan lunak seperti spons namun dapat menyebabkan gatal pada kulit bila bersentuhan.Hewan ini biasanya muncul sekitar sore hari atau saat air pasang. Karena hewan tersebut merupakan hewan lunak, maka mudah terbawa air laut hingga ke pinggir. Seringkali wisatawan yang mandi di laut tidak menyadari bila tubuhnya terkena sengatan saat berada di air."Kami terus mengimbau dan memberikan peringatan pada wisatawan agar tidak mandi di laut. Selain ada palung dan ombak besar, tapi juga munculnya ubur-ubur," kata Ali menambahkan.Untuk mengobati sengatan ubur-ubur, Anda bisa menggunakan pasir pantai dan dibasuhkan ke wilayah badan yang terkena sengatan tersebut. Selain obat balsem, bisa pula menggunakan ramuan tradisional seperti cabe rawit yang pedas dan bawang. Apabila parah, wisatawan dapat dilarikan ke Puskesmas Kretek.Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mematuhi larangan dan himbauan Tim SAR setempat saat menikmati Pantai Parangtritis.Β Bagus Kurniawan - detikNews












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong