Berlibur di Napoli, Siap-siap Gendut!
Dhorothea Triarsari - detikTravel
Selasa, 04 Sep 2012 18:22 WIB
Jakarta - Napoli, kota di selatan Italia ini punya suasana hangat dan kenikmatan kuliner yang menggugah selera. Jangan kaget, berlibur di Napoli artinya Anda harus siap-siap gendut!Napoli atau dikenal juga dengan nama Naples adalah kota terbesar ketiga di Italia dan metropolitan kedua setelah Milan. Kota Napoli ini berdiri sejak abad ketujuh atau keenam sebelum Masehi oleh orang-orang Yunani.Β Kesan pertama yang saya tangkap ketika melihat Napoli sama seperti dalam film Eat, Pray, Love yang diperankan Julia Roberts. Dalam film tersebut kota Napoli merupakan daerah yang penuh dengan apartemen-apartemen lawas di gang-gang sempit dan jemuran baju yang berkibar di antara jendela-jendela apartemen.Sore itu, saya berserta rombongan baru dalam hitungan jam menginjak kota di tanah Italia itu. Cuaca di kota ini terasa hangat karena memang bertepatan dengan musim semi.Β Kala itu, kami masih mencari-cari lokasi penginapan Six Small Room yang lokasinya memang susah ditemukan. Bertanya ke beberapa orang dan petugas kepolisian, justru membuat kami makin tersesat.Di tengah jalan, kami melihat dua orang anak perempuan sedang bermain sepeda. Rupanya dua gadis kecil itu mengerti bahasa Inggris, meskipun tidak begitu tahu lokasi penginapan. Mereka antusias ingin membantu dan berteriak menanyakan lokasi alamat kepada neneknya yang berada di lantai dua apartemen. Tapi nihil, sang nenek juga tak tahu dimana letak penginapan itu.Setelah bersusah payah keliling kota, akhirnya kami menemukan lokasi penginapan yang berada di deretan apartemen kuno itu. Ternyata penginapan kami berada di antara toko-toko pizza. Penginapan yang kami pilih dari situs pariwisata ini punya lokasi yang tersembunyi dan dikelilingi toko pizza.Tidak salah kalau penginapan itu banyak direkomendasikan parabackpacker di internet. Penginapan milik pasangan Italia dan Australia ini memang sangat nyaman dan bersih. Dinding ruang makan dan TV tamu dihiasi mural berwarna-warni khas Italia. Selain itu, ruangan tidurnya pun bersih dan pelancong juga mendapatkan akses WiFi gratis.Terlepas dari penginapan yang nyaman, Napoli juga menjadi surga kuliner di Italia. Dalam kisah Eat, Pray, Love, Elizabeth Gilbert sempat bepergian ke Napoli untuk menjajal kenikmatan kuliner Italia.Saat hari pertama, kami langsung berburu pizza. Di hari Minggu itu kami menemukan sebuah kedai pizza di dalam sebuah gang yang cukup sempit. Pizza di daerah Napoli memang beda dengan pizza dari Florence atau Roma. Pizza Napoli lebih tebal dari Roma. Tetapi tentu tidak setebal pizza ala Amerika yang terkenal itu. Keju mozarela dan tomat menghiasi permukaan piza yang kami pesan.Kenyang menikmati pizza di hari pertama, keeseokan harinya kami pun tertarik untuk menikmati kelezatan pasta. Hari itu, kami makan siang di restoran bernama Verginielo.Restoran ini berada di tengah pemukiman penduduk di Capri. Sebagian besar pengunjung restoran ini adalah penduduk lokal. Pasta seafood dan risotto restoran ini ternyata begitu lezat dan tak ada yang menyamai di daerah lain di Italia.Mumpung berada di Napoli, kami juga menyempatkan diri mengunjungi Stadion Napoli. Stadion Napoli memang tak semewah San Siro. Bahkan mungkin bangku-bangku dan bangunannya agak mirip dengan Gelora Bung Karno. Tetapi ketika melihat hijaunya rumput stadion Napoli, barulah kelihatan bedanya. Rumput Stadion Napoli tampak lebih hijau dan terawat.Dari hasil bincang-bincang dengan penjaga penginapan, kami disarankan untuk mengunjungi sebuah mal di tengah kota. Bangunan ini bukan mal biasa, arsitektur kuno yang indah membuat mal ini banyak didatangi pelancong.Β Sore kami pun jadi lebih sempurna berkat tegukan coffee latte atau cappuccino asli Italia di tengah hangatnya suasana kafe dekat atrium mal. Ahh! Benar-benar liburan yang menyenangkan dan kami pun siap-siap pulang dengan berat badan yang mungkin bertambah!
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Bukan Hanya Wisatawan, Menkes Juga Merasa Berat Bayar Tiket Pesawat
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal