Menari dengan Mola-mola di Perairan Nusa Penida

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menari dengan Mola-mola di Perairan Nusa Penida

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Selasa, 10 Apr 2012 11:35 WIB
Jakarta - Kepalanya besar, tubuhnya pipih, matanya jenaka, dan ukurannya raksasa. Mola-mola jadi daya tarik utama bagi turis yang bertandang ke Pulau Nusa Penida, Bali. Selami birunya lautan dan menarilah bersama Mola-mola, "si ikan kepala".Anda harus melihat sendiri ikan ini untuk menyadari betapa ia sungguh fenomenal. Ikan Mola-mola punya bentuk yang unik, yaitu bulat pipih dengan sirip menjulang ke atas dan ke bawah. Kedua sirip lancip itu tampak kontras bila dibandingkan dengan tubuhnya yang lebar.Matanya besar dan jenaka, serta pergerakannya lamban. Seringkali ia mendongakkan kepala dan merentangkan kedua siripnya lebar-lebar. Tubuh besarnya lalu melenggak-lenggok dengan anggunnya, seakan melakukan tarian penyambutan untuk para penyelam. Itulah Mola-mola, primadona laut dalam Nusa Penida yang punya pribadi ramah.Bila diibaratkan manusia, sebutlah tubuh Mola-mola tak proporsional. Ah, ekor pun ia tak punya. Mola-mola lebih mirip bakso gepeng yang diberi mata di kedua sisinya! Tapi justru karena bentuk dan pribadi jenaka itulah, Mola-mola berhasil menggaet para penyelam dari seluruh dunia untuk ikut menari bersama.Terlebih lagi, Nusa Penida tersohor karena kekayaan biota lautnya. Pari raksasa, paus, lumba-lumba, serta penyu berumur ratusan tahun lalu-lalang di perairannya. Agenda penyelaman lengkap sudah dengan warna-warni terumbu karang yang memanjakan mata para penyelam.Ada dua titik favorit untuk melihat penampakan Mola-mola, yaitu Blue Corner dan Crystal Bay. Ketika tengah menyelami birunya lautan, jangan kaget bila ada bakso gepeng raksasa bersirip menghampiri Anda. Tak hanya satu, bisa jadi si Mola-mola ini sedang bergaul dengan teman-temannya! Jika beruntung, Anda bisa menemui Mola-mola sampai 8 ekor dalam satu waktu.Mola-mola yang banyak dijumpai di Nusa Penida adalah Rountained mola (Mola-mola ekor bulat). Ikan ini juga punya saudara sejenis yaitu Sharp-tailed mola (dengan ekor yang panjang dan pipih) dan Slender mola (dengan ekor dan bentuk tubuh silinder). Makanannya adalah zooplankton, ikan, dan udang kecil.Sebagai ikan bulat, Mola-mola berada di ordo yang sama dengan ikan buntal durian. Hanya saja, tubuh Mola-mola tak bisa menggembung seperti saudaranya itu. Alih-alih menggembung, ia malah sering "berjemur" di laut dangkal untuk mendapat sinar matahari. Oleh karena itulah Mola-mola disebut Oceanic Sunfish, yaitu ikan air dalam yang gemar mencari sinar matahari. Hal ini mereka lakukan untuk menyesuaikan suhu tubuh setelah lama menghilang di perairan dalam.Mola-mola kerap muncul di perairan Nusa Penida antara bulan Juli-November tiap tahunnya. Anda juga bisa mencarinya di bulan-bulan lain, hanya saja jumlahnya tak terlalu banyak. Hampir semua agen penyelaman di Bali punya paket untuk diving di perairan Nusa Penida. Berminat ikut menari bersama Mola-mola? (dtvl/dtvl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads