Iditarod, Balap Kereta Salju di Jalur Terpanjang Alaska

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Iditarod, Balap Kereta Salju di Jalur Terpanjang Alaska

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Selasa, 06 Mar 2012 11:31 WIB
Jakarta - Pada Sabtu, 3 Maret 2012 kemarin, sebuah perlombaan kereta salju digelar di Alaska. Ini bukan lomba biasa. Namanya Iditarod, yang membutuhkan pertahanan total selama berhari-hari di dataran beku kutub utara.Tahun 1925, sebuah wabah epidemi menyerang warga Kota Nome di Alaska. Letak kota yang terpencil menyulitkan bala bantuan untuk tiba di kota itu. Namun, beberapa orang sukarelawan rela melakukan perjalanan belasan hari lamanya, dengan beberapa anjing Alaskian huskies yang menarik kereta saljunya.Perbekalan dan obat-obatan diangkut dari Anchorage, salah satu kota yang tergolong besar di Alaska. Mereka melakukan itu bertahun-tahun lamanya, hingga jalur Anchorage - Nome dijuluki National Historic Trail. Sering disebut juga Iditarod Trail, sesuai dengan nama salah satu sungai yang membelah Alaska.Sejarah kepahlawanan ini jadi salah satu alasan digelarnya Iditarod Race. Seseorang bernama Joe Redington yang mencetuskan ide ini pada tahun 1973 silam. Semenjak itu, Iditarod Race menjadi perlombaan yang terkenal seantero dunia. Merefleksikan kepahlawanan, sejarah, dan perjuangan untuk mempertahankan hak hidup di masa silam.Jarak antara Kota Anchorage dan Nome adalah 1.150 mil (sekitar 2.100 kilometer), memanjang dari Alaska bagian tengah hingga pesisir barat Laut Bering. Para peserta Iditarod membentuk sebuah tim, yang terdiri dari satu orang pengendara kereta salju dan 12-16 ekor Alaskian husky.Satu-satunya keramaian yang ditemukan para pesertanya hanyalah di Kota Anchorage. Selebihnya, mereka akan melewati dataran beku khas Alaska. Pegunungan, sungai beku, hutan pinus, hingga padang tundra. Beberapa desa kecil juga akan ditemui sepanjang perjalanan.Tiap peserta punya taktik yang berbeda. Beberapa punya menu khusus untuk makan para anjingnya. Beberapa melakukan perjalanan di siang hari. Ada juga yang rela membelah dinginnya udara di malam hari.Temperatur yang selalu di bawah 0 derajat celcius sering menyebabkan hilangnya jarak pandang. Bagi para peserta, akan ada saatnya mereka memasrahkan diri pada kawan-kawan gagah yang menarik kereta saljunya. Hingga akhirnya, mereka akan tiba di kota Nome 10-17 hari kemudian.Selain mengingat kembali peristiwa 1925 silam, Iditarod Race juga punya misi lain. Yaitu untuk menghormati ras anjing Alaskian husky itu sendiri, yang keberadaannya perlahan terganti oleh eksistensi mobil salju di dataran Alaska.Tak heran, Iditarod disebut-sebut sebagai 'Last Great Race on Earth'. Perlombaan ini telah menyita perhatian dari seluruh dunia. Banyak wisatawan yang sengaja datang dari berbagai negara seperti Jerman, Spanyol, Inggris, Jepang, dan Amerika. Para pesertanya pun tak kenal segmentasi, mulai dari nelayan, pengacara, dokter, seniman dari berbagai kewarganegaraan seperti Kanada, Swiss, dan Prancis. Baik itu pria, maupun wanita sekali pun!Sejauh ini, Rick Swenson dari Kota Two River di Alaska adalah satu-satunya orang yang pernah memenangkan Iditarod sebanyak lima kali. Sementara pada 2011 lalu, John Baker berhasil memecahkan rekor waktu tempuh paling cepat yaitu 8 hari, 19 jam, 46 menit, dan 39 detik. (travel/travel)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads