Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Kamis, 02 Feb 2012 11:30 WIB
loading...
Putri Rizqi Hernasari
Salah satu dari dua pintu gerbang Rawdah, atau lokasi makam Nabi Muhammad SAW di dalam Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Suasana dalam Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikFoto)
Pintu Masuk Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Palataran Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Payung-payung di Masjid Nabawi (dok.Andi Abdullah Sururi/detikfoto)
Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul
Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul
Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul
Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul
Merayakan Maulid Nabi di Taman Rasul
Jakarta - Hari kelahiran Nabi Muhammad SAW akan segera tiba. Merayakan sambil berdoa di tempat yang menjadi rumahnya dulu pasti terasa lebih lengkap. Di Madinah, ada Masjid Nabawi yang di dalamnya terdapat Raudlah, Taman Nabi. Siapa saja yang berdoa di sini, maka akan dikabulkan.Masjid Nabawi yang terletak di Kota Madinah adalah masjid kedua yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW, rasul terakhir umat Islam. Dulu, sebelum area masjid diperluas, tepat di sebelahnya adalah rumah Rasulullah.Kini, seiring dengan berjalannnya waktu, semakin banyak umat Muslim yang datang untuk beribadah ke Masjid Nabawi. Masjid diperluas dan mengambil bagian rumah rasul. Biasanya, umat Muslim yang datang akan berlomba-lomba untuk berkesempatan beribadah di bagian yang dulu rumah Nabi Muhammad.Nah, salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi adalah Raudlah. Raudlah yang memiliki arti taman surga, dulu adalah halaman rumah rasul yang letaknya di antara mimbar rumahnya. Datang ke tempat ini saat hari kelahiran nabi sambil berdoa pasti terasa spesial. Spesial karena setiap muslim yang datang dan beribadah di sini akan mendapat pahala 1.000 kali dari ibadah di tempat lain. Tidak hanya itu, jika berdoa dengan khusyuk dan tulus di Raudlah, maka doa Anda akan dikabulkan oleh Allah SWT.Di dalam Masjid Nabawi, posisi Raudlah berada di tengah. Sepintas, tempat ini tidak ada beda dengan ruangan lain di masjid. Tetapi jika diperhatikan, Raudlah memiliki pembeda dari karpetnya. Seluruh ruangan Masjid Nabawi berkarpet merah tua, khusus Raudlah berkarpet hijau sebagai pembeda.Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin berkunjung ke tempat ini. Anda dilarang membawa ponsel berkamera, ini dimaksudkan untuk mencegah pengambilan gambar di dalam masjid yang akan menganggu kekhusyukan ibadah. Khusus untuk perempuan, Raudlah tidak dibuka setiap waktu, hanya pada waktu tertentu, yaitu pukul 08.00-11.00 dan 20.00-23.30 waktu setempat. Ini dikarenakan jalan menuju Raudlah yang dilewati perempuan, adalah bagian shaf pria. Jika tidak dipisahkan, bisa memutuskan shaf. Sedangkan untuk pria, Raudlah dibuka 24 jam.Waktu terbaik untuk beribadah di Raudlah adalah tengah malam menjelang subuh. Saat itu suasana masjid tidak terlalu penuh, Anda pun bisa lebih lama berdoa. Sebaliknya, jika datang saat subuh, siang, magrib, atau pun isya, suasana akan sangat ramai. Anda pun harus mengantre. Uniknya, antrean sesuai dengan asal negara. Sebagai orang Indonesia, Anda akan mengantre bersama dengan warga Malaysia yang tergabung dalam kelompok Melayu.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads