Seru! Terjun Bebas dari Ketinggian 7 Meter Sampai Cavetubing di Gua Pindul

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Seru! Terjun Bebas dari Ketinggian 7 Meter Sampai Cavetubing di Gua Pindul

Valian Putri Pngstk - detikTravel
Senin, 06 Feb 2012 14:08 WIB
Jakarta - Gua Pindul yang merupakan satu dari rangkaian tujuh gua dengan aliran sungai bawah tanah di daerah Bejiharjo. Gua ini memiliki panjang sekitar 300 m, lebar 5 m, jarak permukaan air dengan atap gua sekitar 4 m, dan kedalaman airnya mencapai sekitar 5 m.Memulai perjalanan menggunakan sepeda motor dari Univeritas Gajah Mada (UGM) yang tak lain merupakan tempat kami kuliah. Walaupun, tinggal di Jogja kami semua tergoong orang-orang yang tak tahu jalan. Walhasil, berkat bantuan teman melalui SMS akhirnya kami nekat meluncur sampai ke Wonosari. Sesampainya di Wonosari kami mengalami kesulitan menemukan jalan menuju Gua Pindul. Di sepanjang jalan memang banyak terdapat papan informasi menuju gua, tetapi banyak juga masyarakat yang memanfaatkan kondisi dengan menawarkan jasa antar. Menanggapi hal seperti ini, bagi Anda yang baru pertama kali ke Gua Pindul sebaiknya mencoba mencari jalan sendiri bila sudah kepepet barulah Anda menggunakan jasa-jasa tersebut.Setibanya di sekretariat Wisata Gua Pindul, foto-foto yang melukiskan keindahan Gua Pindul terpampang rapih semakin membuat perasaan ini tidak sabar untuk sampai dan melihat keindahan Gua Pindul dari dekat secara langsung.Setelah berbincang-bincang, bapak penjaga wisata ini menawarkan 3 wisata sekaligus dengan harga Rp100.000,00 per orang. Namun, bila terasa harganya terlalu mahal kita juga bisa melakukan penawaran. Saat itu kami melakukan penawaran hingga mencapai kesepakatan sampai Rp85.000,00 per orang untuk 3 wisata, yaitu rafting di Sungai Oya, caving di Gua Gelatik, dan cavetubing di Gua Pindul. Selain itu, dua orang guide juga akan senantiasa mendampingi kita selama melakukan perjalanan.Setelah melakukan pembayaran kami pun bergegas berganti kostum dan memakai pelampung. Selain itu, pengelola wisata ini juga akan meminjami kita sepatu karet, jadi perjalanan wisata dalam mengarungi Gua Pindul akan aman. Selanjutnya, kami menuju ke Sungai Oya dengan menggunakan semacam pickup pengangkut sapi bersama dengan ban yang akan digunakan untuk rafting.Sesampainya di Sungai Oya, guide-guide akan mengajak kita briefing terlebih dahulu, agar selalu menjaga kata-kata dan sikap. Setelah briefing selesai barulah rafting di Sungai Oya ini kami awali dengan arus yang cukup deras, tetapi selanjutnya sungai ini tidak berarus hanya saja sangat tenang dan ini menandakan bahwa sungai ini dalam. Setelah melewati beberapa pemandangan dengan batu-batu yang indah, akhirnya kami sampai di air terjun yang tidak terlalu besar tapi cukup tinggi, sekitar 7 meter. Di sinilah kami bisa terjun bebas dari atas air terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter lho. Kami pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Meskipun tidak bisa berenang kami nekat terjun bebas dari ketinggian 7 m. Untuk keselamatan tak perlu khawatir karena para guide siap menjaga keselamatan kita saat melakukan terjun bebas.Serunya rafting di Sungai Oya harus selesai. Tapi, kami masih harus melanjutkan perjalanan ke Gua Gelatik. Gua Gelatik merupakan gua kering karena tidak ada air yang mengalir di dalamnya seperti Gua Pindul. Saat akan memasuki gua ini, para guide menganjurkan kami untuk berdoa terlebih dahulu agar diberi keselamatan.Baru akan masuk, kami sudah mendapat tantangan, yaitu cara masuk ke Gua Gelatik yang hanya dapat ditempuh dengan merangkak. Waw, merangkak di gua yang sempit dan gelap, rasanya sakit, pengap, dan takut. Tapi, semua itu terbayar setelah masuk ke dalam Gua Gelatik. Banyak stalaktit dan stalakmit indah yang menghiasi GUa Gelatik. Selain itu, ada juga hewan-hewan penguni gua seperti kelelawar dan serangkan atau semacam jangkring yang langka, dan hanya ada di Gua Gelatik.Selesai menikmati keindahan Gua Gelatik cavetubing di Gua Pindul sebagai "gong" dari wisata ini siap memanjakan petualangan kita di daerah Bejiharjo. Sesampainya di depan pintu masuk gua, kami langsung turun ke sungai dengan menggunakan ban dan berjalan sendiri mengikuti arus sungai yang menglir ke dalam gua. Lagi-lagi keindahan stalaktit dan stalagmit memikat perhtian, para guide juga tak segan-segan menjelaskan tentang jenis-jenis dari "hiasan" gua tersebut.Tapi, Β sesuatu di ujung gua siap memberikan kejutan dalam perjalanan mengarungi Gua Pindul. Terdapat semacam lubang yang menyinari gua dan kita juga bisa melakukan terjun bebas seperti di Sungai Oya lho. Akan tetapi, terjun bebas kali ini harus pada bagian gua yang memiliki kedalaman paling dalam. Jadi, tidak semua tempat bisa dijadikan untuk terjun bebas.Β Ehm... berminat untuk terjun bebas dari ketinggian 7 m, mengarungi aliran sungai yang berada di dalam gua, dan merangkak menyusuri gua yang gelap serta sempit? Kalau memiliki keberanian dan adrenalin lebih sebaiknya Anda mencoba wisata Gua Pindul di kawasan Bejiharjo.Β  (travel/travel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads