Jakarta - Penandatanganan MOU antara Kemenparekraf dan maskapai penerbangan Garuda Indonesia diharapkan menambah angin segar pada pariwisata nusantara. Salah satu caranya, dengan menambah gambar dan barang khas Indonesia di dalam pesawat.Hari ini, Selasa (21/2/2011), Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Persero Tbk dan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU). Penandatanganan MOU ini merupakan upaya kedua belah pihak untuk memajukan pariwisata Indonesia.MOU ini ditandatangani oleh Wardiyatmo selaku Sekjen Kemenparekraf dan Emirsyah Satar selaku Dirut Garuda Indonesia, tepat pukul 14.00 WIB di Aula Soesilo Soedarman, Gedung Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta. Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Menteri dan Wakil Menteri Parekraf, Mari Elka Pangestu dan Sapta Nirwandar.Emir mengatakan bahwa Garuda Indonesia memiliki rencana kegiatan yaitu Garuda Indonesia Experience. Hal ini dilakukan, salah satunya dengan cara menambah gambar dan barang khas Indonesia di dalam pesawat."MOU ini menjadi kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi Garuda Indonesia. Memang butuh waktu, karena semua barang yang akan ditambah dalam pesawat butuh persetujuan issue of safety," kata Emir.Sesaat setelah penandatanganan MOU, Emir juga memberi cinderamata berupa miniatur pesawat Garuda Indonesia kepada Mari Elka."Semoga MOU ini bisa memberi dampak yang luas. Ada beberapa promosi bersama yang akan dilakukan bersama Garuda Indonesia, termasuk juga paket pariwisata. Semoga dengan kerjasama ini, target delapan juta wisman dan 235 juta wisnus bisa tercapai," tutur Mari Elka.MOU ini berlaku selama tiga tahun, dan masih bisa diperpanjang. Selama itu, pihak Parekraf dan Garuda Indonesia akan berkolaborasi dalam mempromosikan pariwisata nusantara. "Karena internet sudah menjamur, kami juga akan bekerjasama dalam bidang online information. Semoga kerjasama ini bisa mengangkat pariwisata dan industri kreatif di Indonesia," tambahnya.
(travel/travel)