Menteri Pariwisata Se-ASEAN Kumpul di Manado
Senin, 09 Jan 2012 13:12 WIB
Afif Farhan
Jakarta - ASEAN Tourism Forum (ATF) berlangsung dari tanggal 8-15 Januari 2012 di Kota Manado, Sulawesi Utara. ATF adalah acara akbar yang dihadiri oleh menteri-menteri pariwisata se-ASEAN dan beberapa tamu undangan dari luar ASEAN. Acara ini bertujuan untuk mengembangkan destinasi wisata-wisata yang berada di ASEAN oleh kerja sama dari setiap menteri-menteri pariwisata.Dari rilis yang diterima detikTravel dari Kemenpar, Senin (9/1/2012) ada 3 agenda utama dalam ATF yang ke-31 ini, yaitu ASEAN NTO's Meeting (8-10 Januari), Ministerial Meeting (11-12 Januari), dan pameran Travel Exchange (13-15 Januari) yang diikuti oleh buyers dan sellers dari seluruh negara anggota ASEAN. ATF kali ini juga akan diliput oleh 100 media international.ATF kali ini mengangkat tema tentang "Tourism for a Global Community of Nations". Tema tersebut menjelaskan peran pariwisata tidak hanya mencakup pada tataran kawasan ASEAN melainkan juga lebih luas, mencapai ke wilayah Asia Timur. Maka, diundanglah negara-negara mitra ASEAN untuk mitra dialog, seperti India, Rusia, Cina, Jepang dan Korea untuk menjadikan ASEAN sebagai tujuan wisata kelas dunia.Beberapa tujuan ATF 2012 di Manado antara lain pengesahan kerja sama pariwisata ASEAN-India dengan ditandatangananinya dokumen MoU ASEAN-India Tourism Cooperation, kesepakatan mengenai Tourism Marketing Strategy (ATMS) 2011-2015 dan memperkenalkan destinasi parwisata Indonesia, khususnya Sulawesi Utara sebagai tuan rumah.Pada tanggal 8 Januari 2012 kemarin, ATF sudah diawali dengan acara pertemuan ASEAN National Tourism Organisations (NTO) yang diselenggarakan di Grand Kawanua Convention Centre, Hotel Novotel, Manado. Pertemuan ini dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, wakil dari ASEANTA (ASEAN Travel Agents Association), SEATGA (Southeast Asia Tourist Guide Association), AJC (ASEAN Japan Centre), AKC (ASEAN Korea Centre), dan ACC (ASEAN China Centre). Pertemuan NTO ini merupakan pertemuan rutin enam bulan sekali pada tingkat pejabat tinggi. Pertemuan sebelumnya berlangsung di Luang Prabang, Laos, pada bulan Juli 2011. Pada acara tersebut, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, SH Sarundajang mengenalkan Manado sebagai destinasi pariwisata untuk MICE dan Adventure dengan kekayaan alam bawah laut. Dia mengutarakan Manado dapat menjadi salah satu pilihan bagi warga ASEAN sebagai tujuan wisata.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun