Pesona Burung Bidadari di Halmahera Barat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pesona Burung Bidadari di Halmahera Barat

Halmahera Barat - detikTravel
Kamis, 19 Jan 2012 14:36 WIB
Jakarta - Β  Selain keindahan alamnya, Jailolo juga dianugerahi Tuhan dengan kecantikan satwa yang ada di dalamnya, salah satunya adalah Burung Bidadari, satwa asli Indonesia Timur yang hanya akan dapat Anda temukan di Halmahera Barat.Β Setelah menempuh penerbangan yang panjang melalui Jakarta atau Surabaya, lalu dilanjutkan penyeberangan dengan speedboat, Anda akan dibuat terperangah dengan potensi kekayaan alam yang berlimpah ruah di bumi Maluku Utara ini, laut dan pantai yang memesona, terumbu karang yang cantik, dan juga berbagai keajaiban fauna, salah satu fauna yang patut diperhatikan adalah Burung Bidadari.Salah satu tujuan wisata yang harus Anda kunjungi selama kunjungan ke Jailolo adalah Kerajaan Burung Bidadari (Semioptera Wallacii). Burung Bidadari yang ditemukan oleh Alfred Russel Wallace pada tahun 1858 merupakan burung endemik kepulauan Maluku, sejenis cendrawasih berukuran sedang sekitar 28 cm, berwarna cokelat zaitun.Β  Ciri khas Burung Bidadari adalah mempunyai dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya. Burung yang dikenal oleh masyarakat lokal sebagai Weak Weka ini memakan serangga, antropoda dan buah-buahan untuk bertahan hidup.Kecantikan Burung Bidadari ini semakin menonjol di saat musim kawin tiba. Burung jantan akan Β akan merayu dan menari demi menarik perhatian Burung Bidadari betina. Selain itu, Burung Bidadari suka berkumpul dan menampilkan tarian yang memesona di udara, bulunya berkibar-kibar dengan cantik, seakan melambangkan akan kecantikan pesona alam di bumi Jailolo.Saking berharga dan spesialnya keberadaan Burung Bidadari bagi masyarakat Halmahera Barat membuat Burung Bidadari mendapat kehormatan untuk dijadikan mascot tetap sekaligus ikon acara Festtival Teluk Jailolo.Β  (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads