Decak Kagum Swiss untuk Raja Ampat
Kamis, 19 Jan 2012 17:15 WIB
Fitraya Ramadhanny
Jakarta - Surga, itulah kata yang dipilih warga Swiss untuk keindahan Raja Ampat. Pesona Raja Ampat sangat membius dan sukses menuai perhatian lewat promosi wisata berupa 3 film dokumenter 'Edis Paradies'.'Edis Paradies 3' diputar di bioskop di Sihlcity, Zurich. Film ini diproduksi oleh Otto C Honneger untuk sebuah stasiun televisi terbesar di Swiss, SF.Film ini bercerita tentang 'surga' menurut seorang penyelam Swiss, Edi Frommenwilier, yang menurutnya berada di Raja Ampat! Film dokumenter ini merupakan bagian ke-3, setelah sebelumnya pada tahun 2004 dibuat 'Edis Paradies 1' dan tahun 2008 'Edis Paradies 2'.Dalam rilis KBRI Bern kepada detikTravel, Kamis (19/1/2012) Dubes RI untuk Swiss Djoko Susilo mengatakan bangga dengan pemutaran film ini. "Edis Paradies merupakan promosi yang sangat baik bagi tujuan Wisata Eco-Tourism di Indonesia," kata Djoko.Raja Ampat yang terletak di Papua, yang terdiri dari sekitar 1.500 pulau, diibaratkan seluas wilayah Swiss dengan hanya berkisar 50.000 penduduk. Raja Ampat diibaratkan sebagai Amazon-nya dunia bawah laut, dengan beragam macam ikan yang jarang ditemui, belum lagi dengan keindahan tanaman bawah laut serta beraneka ragam karang yang masih terawat dengan baik.Edi Frommenwiler membangun kapal pertama kali di Indonesia 20 tahun yang lalu, untuk mengunjungi daerah itu. Dalam film itu juga ditayangkan mengenai kegiatan organisasi lingkungan hidup yang bekerjasama dengan pemda setempat, untuk memberikan pendidikan lingkungan kepada penduduk, terutama anak-anak.Bravo untuk Raja Ampat!












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Potret IKN Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan, Jadi Ibu Kota 2028