Pusentase, Donggala Punya Cerita
Akhmad Zacky - detikTravel
Senin, 26 Sep 2011 14:01 WIB
Jakarta - Pertama kali saya menginjakkan kaki di Pusentase, satu kata yang langsung terucap adalah "greath". Hal yang sama juga beberapa kali juga terjadi dengan teman-teman yang saya ajak ke sana. Sebetulnya selain Pusentase, Donggala masih memiliki pantai yang sangat terkenal, yaitu Pantai Tanjung Karang, dengan terumbu karangnya yang terkenal (sesuai namanya, Tanjung Karang) sedangkan Pusentase lebih dikenal karena panorama pantainya dengan pasir yang lebih putih dan area pantai yang lebih luas. Selain itu,Β Anda juga bisa menikmati sunset di pantai ini.Pusentase bisa ditempuh dari Kota Palu selama 1,5 jam dengan kendaraan melewati jalan Trans Sulawesi kemudian melewati jalan berbukit dan sampailah Anda di pantai yang indah ini.Β Selain pantai itu sendiri, Pusentase memiliki fenomena alam yang unik. Terdapat sumur air tawar besar berada tidak lebih dari 100 meter dari pantai. Ini alasan kenapa pantai ini disebut Pusat Laut.Gugusan terumbu karang dan ikan berwarna-warni pun terlihat sangat menawan jika Anda berdiri di dermaga pantai ini dan akan menggoda Anda untuk snorkeling. Tapi, tunggu duluΒ tahan keinginan Anda untuk snorkeling, saya tidak menyarankan snorkeling di pantai ini karena kondisinya masih "terlalu" alami. Berbeda dengan Pantai Tanjung Karang yang telah di"minimal"kan dari biota laut berbahaya. Selain itu, terumbu karang yang relatif dangkal membuat pantai ini menyimpan banyak bahaya yang tersembunyi. Ketika ber-snorkeling, saya dihadang oleh bulu babi yang mengitari saya, saya juga melihat ubur-ubur penyengat, dan yang paling berbahaya adanya ular laut dan tiger fish.Wah, saya kan ingin menikmati panorama terumbu karang. Jadi, bagaimana dong? Jawabannya mudah saja Anda tinggal menyewa perahu dan berkeliling menikmati terumbu karang dari atas perahu. Dari perahu Anda juga bisa menyentuh terumbu karang tapi tetap harus waspada karena siapa tahu perahu Anda menyangkut di karang yang muncul di permukaan laut.Oke, saya rasa sudah cukup cerita singkat perjalanan kali ini. Well, kalau Anda berkunjung ke Sulawesi Tengah, jangan lupa untuk jalan-jalan ke pantai ini. Satu lagi, tak lengkap rasanya jika Anda datang ke pantai ini tanpa menikmati ikan bakar dan es kelapa muda. Saya jamin Anda akan ketagihan dan tergoda untuk mengulanginya lagi dan lagi.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?