Hari senin (4/10) lalu, saya dan Nonadita melanjutkan perjalanan dari Pulau Cubadak yang luar biasa mengagumkan ke Kepulauan Mentawai yang tidak bisa di deskripsikan dengan kata kata. Tidak hanya indah, tidak hanya masih alami, tidak hanya seperti surga tapi banyak hal yang bisa kita lakukan di sana. Membaur dengan masyarakat pedalamannya, belajar dari mereka yang belajar dari alam. Bermain bersama anak anak yang tidak menghabiskan hari dengan menonton tv, karena listrik hanya ada saat malam hari. Menikmati indahnya alam di pulau pulau kecil. Bermain air dan berselancar.
Tapi bagaimana bila untuk menuju ke tempat impian itu, harus memakan waktu sampai dengan 20 jam di atas kapal tanpa adanya hiburan seperti musik dan televisi? Hal ini yang saya dan Nonadita alami saat berlayar menggunakan ferry kayu menuju kepulauan Mentawai. Untuk mencegah mood turun sebelum sampai ke tujuan, ada baiknya kita bisa beristirahat cukup dan mencoba menikmati perjalanan yang sangat panjang ini.
Ini ada beberapa tips amatir dari saya, yang mungkin bisa dilakukan bila anda ingin melakukan perjalanan jauh tanpa fasilitas yang memadai di transportasi tersebut.
Cek Jadwal Keberangkatan:SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tujuan jauh seperti Kepulauan Mentawai, Go β Show sangat tidak dianjurkan. Karena kapal yang berangkat mungkin hanya satu hari sekali, bahkan 2 atau 3 hari sekali. Sudah pasti kapal akan penuh. Jadi sebaiknya booking dari jauh jauh hari, termasuk tiket kepulangannya. Saya dan Nonadita sempat terdampar di Muara Siberut, karena Ferry Ambu-Ambu, kapal yang mustinya kami tumpangi untuk pulang docking. Dan kami kehabisan tiket kapal lain untuk pulang. Jadi tidak papa repot sedikit untuk selalu mengecek jadwal kapal dari atau ke tempat tujuan. Sebaiknya pilih kapal yang berangkat malam hari, sehingga kita bisa menghabiskan waktu di dalam kapal dengan tidur atau beristirahat.
Persiapkan Gadget sebelum pergi :
Pastikan semua gadget anda batrainya sudah terisi full. Isi handphone dengan aplikasi aplikasi ringan serta games yang dapat dinikmati di perjalanan. Jadi kalau nanti di tengah lautan, signal hilang kita tetap bisa menghibur diri dengan handphone kita. Sebelum pergi, buatlah playlist di Mp3 player anda berdurasi kurang lebih sepanjang perjalanan. (untuk kasus saya, saya memilih lagu lagu panjang 6-7 menit dan ada puluhan jumlahnya). Playlist ini akan membantu kita menghemat batrai. Jadi kita tidak perlu bolak balik memilih lagu yang ingin di dengarkan.
Membawa Buku Bacaan:
Bila anda memang sangat hobi membaca dan tidak terpengaruh dengan kapal yang bergoyang goyang, maka buku adalah media yang sangat tepat untuk menghabiskan waktu di kapal. Buku tentang daerah tujuan sangat dianjurkan.
Kamera Siap Siaga:
Pastikan Kamera batrainya terisi penuh dan memiliki kapasitas memori yang cukup. Pendamping kami, Uni Miya menghabiskan waktunya dengan mengambil foto lautan saat mata hari terbit sampai dia..bosan. kamer juga bisa digunakan untuk mengabadikan kejadian kejadian menarik yang terjadi di dalam kapal.
Obat Anti Mabuk :
Anda tidak perlu mabuk laut untuk menggunakan obat ini, karena obat anti mabuk biasanya juga membantu kita untuk tidur lebih lelap. Saat saya sudah tidak tahu harus berkegitan apa di kapal, saya meminum antimo dan saya tertidur selama kurang lebih 8 jam.
Sekian tips amatir dari saya, semoga bisa sedikit membantu.
Β












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun