Β
Pertama kali saya melihat bangunan tersebut, langsung membuat saya takjub. Meskipun dari jauh terlihat sederhana, namun tetap terlihat indah dan kokoh. Bangunan berukuran 16x16 meter persegi itu terbuat dari kayu ulin yang biasa disebut kayu besi. Kayu ulin memang merupakan kayu yang kokoh, dan kayu khas kalimantan.
Β
Tiang-tiang masjid ini tidak ditanam, namun diletakkan diatas mangkuk yg juga terbuat dari kayu ulin. Seluruh sambungan bangunan ini merupakan pancang, yaitu kayu yang disatukan untuk mengikat, tidak seperti bangunan modern yang menggunakan paku untuk menyatukan bagian-bagiannya.
Β
Pada salah satu tiang di bagian luar terdapat ukiran bahasa arab gundul. Memasuki bagian dalam lebih memesona. Ke 16 tiang masjid dan juga mangkuk-mangkuk penyangganya diukir dengan indah.Β Ada beberapa bagian kayu yang terlihat lapuk, meskipun masjid ini telah dipugar sebanyak 2 kali agar tetap kuat, tetapi keasliannya tetap dipertahankan.Β Masjid kiyai gede memang merupakan simbol dari warga Kota Waringin.
Β
Hingga saat ini, masjid ini masih dipergunakan untuk shalat warga dan juga sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat. Masjid Kiyai Gede merupakan bukti sejarah yang masih terus bertahan keberadaannya.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau