Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Nursaleh|13418|JATENG & KEP. KARIMUN JAWA|46

Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Senin, 16 Mei 2011 11:15 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Beberapa Motif Batik Koleksi Museum Batik Pekalongan.
Glorod adalah Proses menghilangkan malam dari kain dalam Pembuatan Batik
Pengharum Ruangan Pamer di Museum Batik Pekalongan
Pasar Grosir Batik Sentono
Berbelanja Batik di Pasar Grosir Batik Sentono
Museum Batik Pekalongan di JL. Jatayu No. 1 Pekalongan
Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia
Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia
Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia
Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia
Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia
Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia
Jakarta - Kami berkesempatan menyambangi museum batik di Pekalongan yang memang di kenal sebagai kota batik. Di museum ini kami berkasempatan untuk mengenal aneka batik yang ternyata tidak hanya dari Jawa Tengah, tapi juga dari seluruh penjuru Nusantara.

Β 

Kami juga berkesempatan menilik Koleksi Batik Tokoh Nasional yakni Ibu Widaningsri Soesilo Soedarman yang selalu mengenakan Batik setiap kali menghadiri tugas-tugas resmi kenegaraan di dalam maupun di luar negeri. Batik batik yang pernah di kenakan beliau dalam peristiwa peristiwa penting Nasional dan Internasional ini disumbangkan ke Museum Batik Pekalongan pada 15 Mei 2010.
Dari museum batik ini juga saya jadi tahu, ternyata pembuatan batik (tulis maupun cap) itu harus melalui beberapa tahapan yang terus berulang sehingga menghasilkan batik yang indah.

Β 

Batik memang benar-benar salah satu kekayaan Indonesia yang harus kita jaga dan kita lestarikan. Untuk manjaga koleksi batik di museum ini agar tidak rusak dan ruangan agar tidak apek di setiap ruang pamer diberi pengharum ruangan alami dan tanpa bahan kimia, yakni berupa daun pandan yang dirajang dan bunga mawar serta melati yang di letakkan di atas piring kecil.

Β 

Saya bener-benar terpesona dengan batik-batik koleksi museum ini. Semuanya sungguh luar biasa. Usai malihat semua keindahan batik di Museum Batik ini, kami langsung menuju Pasar Batik Sentono untuk berbelanja batik. Disana kami membeli batik dengan aneka pilihan yang disajikan mulai dari harga Rp. 25.000,-. Saya sempat bingung memilh, karena semua batik disini bagus bagus.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads