Pura di Puncak Gunung Pengsong

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hanindita Ratna Asti|314|NTB|21

Pura di Puncak Gunung Pengsong

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Jumat, 20 Mei 2011 13:05 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Pemandangan dari atas bukit
Salah satu patung yang terdapat di Pura
Pintu gerbang pura hanya dibuka saat upacara keagamaan
Pura Gunung Pengsong
Pura di Puncak Gunung Pengsong
Pura di Puncak Gunung Pengsong
Pura di Puncak Gunung Pengsong
Pura di Puncak Gunung Pengsong
Jakarta - Pura pengsong terletak Lombok barat. Tepat di puncak Bukit Pengsong pura pengsong berdiri. Untuk mencapai pura perlu menaiki sekitar 350 anak tangga. Saat mulai menaiki anak tangga, terdapat patung penjaga pura yang berupa naga, singa dan raksasa. Selain itu juga terdapat banyak monyet liar yang tidak mengganggu wisatawan. Perjalanan menaiki anak tangga cukup melelahkan, disarankan untuk membawa air minum agar tidak kehabisan nafas. Tetapi perlu diingat untuk tidak membuang sampahnya sembarangan. Rasa lelah saat menaiki anak tangga langsung hilang ketika melihat panorama yang disuguhkan dari atas bukit. Terlihat Gunung Rinjani, Gunung Agung di Bali, sawah di sekitar pura serta pantai dan laut di kejauhan. 

Perjalanan menaiki 350 anak tangga merupakan suatu tantangan tersendiri bagi kami. Tidak terbayang bagaimana umat Hindu yang berpakaian lengkap untuk sembayang menyusuri tangga ini. Lebih lagi jika sedang melaksanakan upacara adat setelah musim panen, kerbau juga dibawa ke puncak bukit untuk disembelih di dalam kompleks pura. 

Di dalam kompleks pura terdapat tiga pura yang mewakili tiga gunung, yaitu Gunung Rinjani, Gunung Meranggu dan Gunung Pengsong sendiri. Pura Pengsong merupakan salah satu tempat beribadah umat Hindu di Lombok, bagi pengunjung wanita yang sedang menstruasi tidak diperbolehkan masuk. Ketika sedang berlangsung upacara keagamaan seperti saat galungan atau kuningan, pura tertutup hanya bagi yang sedang beribadah. Pura ini juga sarat akan cerita spiritual, seperti pohon yang tidak dapat ditebang dan batu yang jika diduduki akan bergetar. "Di sini tidak boleh ngawak-ngawak, tidak boleh asal-asalan. Ada barang ghaib yang menjaga gunung ini." Ujar penjaga pura kepada kami ketika kami berkunjung, 12 Oktober 2010. 

Pengsong berasal dari kata pangsungan yang berarti maturan atau memohon. "Orang banyak datang ke sini untuk memohon, untuk mendapatkan hawa-hawa sucinya." Sambung beliau. (HRA)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads