Fenomena letusan Gunung Merapi beberapa tahun lalu tentu masih belum bisa kita lupakan, ditambah lagi status waspada Merapi beberapa minggu terakhir. Beruntung hari itu kami bisa melihat jelas Merapi dari area Kaliadem yang sedang mengeluarkan kepulan asap, karena biasanya area ini selalu tertutup kabut, ucap Ibu Asih salah seorang penjaga warung di sana. Dan pada malam hari, lahar merah di puncak gunung terlihat menyala dengan jelas.
Kaliadem berjarak sekitar 25 km dari utara Yogyakarta, merupakan daerah hutan pinus berhawa sejuk yang terletak di lereng selatan Gunung Merapi dengan ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut. Sebelum letusan Gunung Merapi 4 tahun lalu, Kaliadem menjadi tempat kunjungan pecinta alam sebagai titik awal pendakian ke Merapi. Dulu pendakian diizinkan mencapai pos ketiga berjarak 4 km dari kaki gunung, dan melihat aktifnya Gunung Merapi beberapa minggu terakhir maka para pecinta alam dilarang untuk memasuki kawasan Gunung Merapi.
Pasca letusan Merapi, beberapa kawasan menjadi gersang akibat terkena lahar. Di area ini pula kita dapat melihat bekas bunker yang pernah digunakan sebagai tempat perlindungan pada saat Merapi meletus, dan akibat panasnya lahar, dua korban meninggal dalam bunker tersebut. Masih terlihat juga bekas bangunan yang dulunya merupakan pendopo dan warung-warung makanan.












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya