Kalimantan Timur, Propinsi Yang Tersakiti Perlahan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Halida Agustini|1508|KALTIM 2|22

Kalimantan Timur, Propinsi Yang Tersakiti Perlahan

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Selasa, 03 Mei 2011 10:45 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
tambang batu bara
penebangan hutan yang dikenal denga logging
pengangkutan batu bara menuju Samarinda
Lahea, anak dari suku dayak Busang
Kalimantan Timur, Propinsi Yang Tersakiti Perlahan
Kalimantan Timur, Propinsi Yang Tersakiti Perlahan
Kalimantan Timur, Propinsi Yang Tersakiti Perlahan
Kalimantan Timur, Propinsi Yang Tersakiti Perlahan
Jakarta - Setelah beberapa hari melakukan perjalanan mengelilingi sebagian daerah di Kalimantan Timur, saya merasa nyaman disini, setidaknya disini intensitas kemacetan tidak seperti di Jakarta. Orang-orang disini juga ramah, kami mengobrol, tertawa bahkan saya berkesempatan menggambar bersama bersama seorang anak perempuan suku dayak Busang berumur 2 tahun.

Β 

Kalimantan juga terkenal dengan kekayaan alamnya.Selain batu bara di Sangata, minyak bumi di Samarinda, kelapa sawit, dan logging, disini lah pernah diadakan penelitian oleh seorang ahli asal Filipina. Ia mengatakan bahwa di Busang-salah satu daerah di Kalimantan Timur- merupakan tambang emas terbesar di dunia. Namun sebelum si peneliti ini benar-benar memastikan penelitian tersebut lebih lanjut, helikopter yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan ia pun meninggal.

Β 

Kasus yang di namai "Busang Gate" ini pun akhirnya ditunda hingga saat ini.Warga disini sering berburu emas disekitar sungai Mahakam,mulai dari anak kecil hingga orang dewasa berkumpul didaratan kerikil, dengan masih menggunakan alat tradisional dan seadanya, mereka memanen emas saat kemarau tiba. Namun tidak jarang kita temui juga di beberapa titik sungai Mahakam sebuah rumah pencari emas yang terdapat pipa besar didekatnya, umumnya mereka berpindah pindah sesuai dengan hasil panen tersebut, karena kuantitas dan kualitas emas yang berada di tempat tersebut makin lama akan makin berkurang.

Β 

Saya menyadari bahwa bisa dibilang, di sinilah propinsi terkaya di Indonesia. Sumber daya alam sangat melimpah disini. Banyak perusahaan-perusahaan lokal dan asing saling berlomba-lomba mendapatkan izin untuk menggunakan sumber daya tersebut untuk di produksi kemudian di komersilkan. Tapi ironisnya, SDM disini tidak bisa melakukan apa-apa untuk melindungi SDA nya yang semakin lama semakin di kuasai oleh perusahaan. Mereka bahkan tidak bisa menjaga kampung halamannya dari tangan-tangan haus akan harta tersebut. Dan jika kebiasaan merusak alam ini terus berlanjut, maka bisa saja Kalimantan Timur yang indah ini berubah menjadi sebuah propinsi yang kering kerontang dan berbalik membahayakan masyarakat sekitar.

Β 

Biar bagaimanapun kita tetap harus menjaga lingkungan ini untuk kita, untuk generasi selanjutnya.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads