Bergelut Dengan Rindu di Tanjung Rinu
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tata Sumirat|49084|SULTRA|35

Bergelut Dengan Rindu di Tanjung Rinu

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Kamis, 10 Mar 2011 10:33 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Batu karang hitam di Tanjung Rinu
Bergelut Dengan Rindu di Tanjung Rinu
Jakarta -

Ini bukan kisah tentang dua remaja tanggung yang sedang dimabuk asmara, melainkan realita perasaan yang disebabkan oleh faktor geografis. Ya, sebagai pulau terluar di gugusan kepulauan Wakatobi, Pulau Binongko memiliki dongengnya sendiri yang unik untuk diceritakan kepada dunia.

Sebagai pulau terluar, Binongko mempunyai keuntungan strategis sebagai jalur lalu lintas perdagangan antar pulau yang melaluiΒ  Laut Flores atau Laut Banda sehingga banyak orang Binongko yang memanfaatkannya dengan menjadi saudagar menuju pulau lain hingga ke Papua. Bahkan masyarakat Wakatobi berseloroh bahwa di Binongko jarang sekali ditemukan laki-laki dan pemuda usia produktif, kebanyakan mereka ketika lulus sekolah dasar langsung pergi merantau dan melaut meninggalkan kaum wanita dan anak-anak.

Sementara itu di sisi barat Pulau Binongko, terdapat sebuah pantai dengan hamparan pasir yang indah serta laut yang begitu tenang. Di ujung pesisir terdapat gundukan batuan karang hitam yang tampak berduri tajam dan menjorok ke laut. Tempat itu bernama Tanjung Rinu. Batuannya yang tajam kadang membuat takut namun pada beberapa sisi justru terdapat tempat yang cukup nyaman untuk diduduki sambil memandangi pemandangan laut yang begitu tenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asal muasal nama Tanjung Rinu konon berasal dari kata rindu, karena ketika banyak warga Binongko yang pergi melaut ke pulau lain untuk waktu yang panjang, penduduk setempat sering mengunjungi tempat ini untuk memandangi lautan sambil membayangkan kerabat handai taulan yang mereka rindukan. Bila dikaitkan dengan pola hidup masyarakat sekarang yang sudah tergantung dengan telepon selular, Tanjung Rinu merupakan tempat yang cukup strategis untuk mendapatkan sinyal telefon selular yang didapat dari pulau di sebelahnya yang tentu saja kadang digunakan untuk menghubungi seseorang yang telah dirindukan. Jadi bagaimanapun juga, memang pantas tempat tersebut dikatakan sebagai tempat untuk melepas rindu, Tanjung Rindu.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads